Beranda News Rail Clinic Beri Pengobatan Gratis Bagi Warga Tasikmalaya

Rail Clinic Beri Pengobatan Gratis Bagi Warga Tasikmalaya

KOTA BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Sebanyak 360 pasien melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) bersama Pemda Kabupaten Tasikmalaya.

Masyarakat yang melakukan pemeriksaan secara gratis, mereka yang tinggal di sepanjang lintasan jalur kereta api.

Pemeriksaan kesehatan gratis sendiri menggunakan Rail Clinic yang dilaksanakan di Stasiun Manonjaya, yang terletak di Desa Manonjaya, Kec. Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Dicky Eka Priandana menjelaskan kegiatan ini, merupakan salah satu bentuk rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT KAI ke-80, KAI Daop 2 Bandung melakukan bakti sosial ke masyarakat di sekitar stasiun dengan melakukan pemeriksaan, pengobatan gratis, dan penyuluhan bagi masyarakat.

“Secara umum, fasilitas pelayanan kesehatan yang akan diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama,” jelas Dicky,

Berita Lainnya  Warga Kp. Cambay Desa Jatibaru Keluhkan Adanya Kandang Bebek di Tengah Permukiman, Bau Menyengat Menggangu Merusak Lingkungan

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, PT KAI juga memberikan 50 kacamata gratis untuk siswa/siswi SDN 6 Manonjaya dan peralatan sekolah untuk siswa/siswi, serta bantuan peralatan olah raga untuk masyarakat sekitar stasiun

“Kita juga menyampaikan sosialisasi dan penyuluhan tentang keselamatan di sekitar jalur rel KA maupun tentang kesehatan gigi dan mata kepada warga sekitar Stasiun Manonjaya,” kata Dicky.

Pengobatan gratis dengan menggunakan Rail Clinic merupakan salah satu inovasi PT KAI di bidang kesehatan dengan menjadikan Kereta Rel Diesel (KRD) Penumpang menjadi rangkaian kereta dengan fasilitas kesehatan lengkap layaknya poliklinik berjalan.

Sejak dilaunching pada Desember 2015 lalu dan mendapatkan rekor MURI, hingga saat ini PT KAI sudah memiliki 4 rangkaian Rail Clinic yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera untuk kegiatan bakti sosial.

Berita Lainnya  Usai Penertiban PKL oleh Pemkab Bekasi, Pedagang Kembali Berjualan di Pasar PLN Cikarang, Diduga Ada Pembiaran

Kegiatan pengobatan gratis di Daop 2 Bandung pada saat ini menggunakan Rail Clinic Generasi 4 dengan jumlah 4 kereta dalam 1 rangkaian yang terdiri dari rangkaian Kereta Sehat (Rail Clinic) dan Kereta Pustaka (Rail Library), Ruang kabin masinis, Ruang Perpustakaan, Ruang Membaca Digital, Ruang untuk belajar, Ruang pertemuan, serta fasilitas toilet dan pantry terdapat di 2 kereta dalam rangkaian tersebut, sedangkan pada 2 kereta lainnya berisi fasilitas kesehatan lengkap layaknya poliklinik berjalan.

Masing–masing kereta memiliki tata ruang dan jenis pelayanan yang berbeda.

Fasilitas pelayanan kesehatan yang diberikan mulai dari Pemeriksaan Gigi, Pemeriksaan Dokter Umum, tindakan medis sederhana, Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Laboratorium sederhana, Ruang Farmasi dan Ruang Pemeriksaan Mata.

Seluruh peralatan medis yang ada dilengkapi dengan peralatan digital yang canggih dan modern yang memudahkan dalam melakukan pemeriksaan.

Berita Lainnya  Pedagang Nasi di Sukatani Jadi Korban Dugaan Aksi Kekerasan Saat Penagihan oleh Seorang Bernama Hanapi (Black) Wajah Korban Alami Luka

Sebagai bentuk sinergi antara PT KAI Daop 2 Bandung dengan pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan Rail Clinic di Stasiun Manonjaya ini didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Puskesmas Manonjaya, Jajaran Muspika Manonjaya, dan tokoh masyarakat sekitar Stasiun Manonjaya.

Dicky menyampaikan bahwa kereta seperti ini digunakan untuk kepentingan dinas khusus dalam bentuk pelayanan kesehatan sebagai langkah kepedulian PT KAI Daop 2 Bandung kepada masyarakat di sepanjang jalur rel yang ada secara bergantian.

“Ini merupakan salah satu bentuk lain program CSR/TJSL, masyarakat dapat memanfaatkan Rail Clinic ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Diharapkan dengan kegiatan ini akan mempererat silahturahmi dengan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat dapat turut aktif menjaga aset dan keselamatan perjalanan kereta api,” pungkas Dicky.

Editor: Humas Jabar

(D.F & Red)

Bagikan Artikel