BEKASI, JAWA BARAT || Lingkaraktual.com || – Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra, Hj. Wardatul Asriah, Dapil Jabar VII (Ka.Bekasi, Karawang, Purwakarta) menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Saung Naga Hitam, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, Tim Relawan Bunda Wardah (RBW), pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat yang antusias mengikuti pemaparan materi kebangsaan. Selasa (16/06/2016).
Dalam pemaparannya, Hj. Wardatul Asriah menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Kita harus terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan toleransi sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wardatul Asriah.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh H. Syamsudin Izulhak. Dalam doanya, ia memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, serta persatuan yang kokoh.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk kepada para pemimpin bangsa dan menjaga persatuan Indonesia agar tetap kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ucapnya.

Ketua RBW Karang Bahagia, Radin Arifin, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj. Wardatul Asriah yang telah memberikan pemahaman tentang pentingnya Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat wawasan kebangsaan dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” kata Radin Arifin.
Sementara itu, Calon Kepala Desa Karang Bahagia, Aman Surachman, menyampaikan bahwa nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi pedoman dalam membangun desa yang maju, harmonis, dan sejahtera.

“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat kebersamaan masyarakat. Dengan persatuan yang kuat, kita dapat bersama-sama membangun desa yang lebih baik, aman, dan sejahtera,” ujar Aman Surachman.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Direktur Utama CV. Bintang Famili, Iswandi Fadilah, SH. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan tidak hanya penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga dalam dunia usaha dan lingkungan kerja.
“Empat Pilar Kebangsaan merupakan pedoman yang sangat penting dalam membangun karakter bangsa. Sebagai pelaku usaha, kami mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat persatuan, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan semangat gotong royong.
Disela waktu yang sama Arief Miharja atau biasa di panggil bule peserta yang hadir menyampaikan aspirasinya.
“Bahwa tindak pidana kekerasan seksual sampai saat ini yang berada di Polres Bekasi Diduga tidak berjalan dengan nomor LP/B/2980/IX/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA. dimana keadilan sosial yang masyarakat dapatkan, jika laporan masyarakat tidak cepat ditindak hingga 8 bulan berjalan.
Dengan masyarakat yang bersatu dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi akan berjalan lebih baik,” ungkap Iswandi Fadilah, SH.
Acara berlangsung dengan penuh keakraban melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan. Masyarakat tampak antusias menyampaikan pandangan serta aspirasi terkait kebangsaan, pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
(Yakub Singa_Nendang)











