Beranda Hukum Warga Perumahan Villa Kencana Cikarang Kembali Berdemo, Kali Ini Warga Meminta Jalan...

Warga Perumahan Villa Kencana Cikarang Kembali Berdemo, Kali Ini Warga Meminta Jalan Utama Dibuka Setelah Lama di Tutup Adanya Sengketa Lahan

KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Aksi kemarahan warga Perumahan Villa Kencana Cikarang kembali pecah. Ratusan warga turun ke jalan menuntut pembukaan akses jalan utama yang telah lama ditutup akibat sengketa lahan yang hingga kini tak kunjung selesai.

Warga menilai penutupan jalan tersebut sudah sangat merugikan dan seolah menunjukkan lemahnya penyelesaian persoalan oleh pihak terkait.

Dalam aksi yang berlangsung panas itu, warga secara terbuka melontarkan kritik keras kepada pemerintah daerah dan pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa karena dinilai membiarkan masyarakat hidup dalam kesulitan.

Berita Lainnya  Kawasan SGC Amburadul, Nyali Plt. Bupati Bekasi Dipertanyakan : Menata Pusat Kota Saja Gagal, Apalagi Pelosok

“Jalan ini kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Jangan jadikan warga korban konflik yang tidak jelas ujungnya,” teriak salah satu warga saat menyampaikan orasi.

Penutupan akses utama disebut telah berlangsung cukup lama dan membuat aktivitas ribuan warga terganggu. Mulai dari pekerja, pelajar hingga pedagang mengaku terdampak karena harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu.

“Kami sudah memiliki bukti sertifikat lahan yang sudah kami hadirkan dari pihak BPN, dan sudah kami proses di persidangan.” ujar Hengki deri pihak developer.

Warga juga mempertanyakan keberanian pemerintah dan aparat terkait dalam menyikapi persoalan tersebut. Pasalnya, hingga kini belum ada tindakan tegas maupun solusi konkret yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Berita Lainnya  GOKAR Transportasi Online Lokal Karawang Umumkan Kebijakan Baru Demi Kesejahteraan Driver

disela waktu anggota DPRD komisi IV “Hariyanto mengatakan, “saya selaku anggota dewan memberikan fasiltas mediasi antara perusahaan dan warga masyarakat, bagaimana konflik ini seimbang agar pihak warga dan pengusaha masing-masing dapat memberikan kebijakan dan mufakat.” Ujarnya.

Dalam aksi tersebut, warga membawa berbagai spanduk bernada protes keras dan tuntutan agar jalan segera dibuka. Dan menyebut gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, Mereka menilai sengketa lahan tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menutup akses yang selama ini digunakan masyarakat umum.

Berita Lainnya  Hari Kebangkitan Nasional, Bupati Rudy Susmanto Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Patriotisme

Situasi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran terhadap penderitaan warga. Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi, aparat penegak hukum dan pihak terkait segera turun tangan sebelum konflik sosial semakin meluas.

Warga menegaskan akan terus melakukan aksi apabila tuntutan pembukaan jalan utama tidak segera direalisasikan. Mereka mengaku sudah lelah menjadi korban tarik ulur kepentingan dalam sengketa lahan yang berkepanjangan.

Yakub (Singa)_Wawan Supiandi

#semuaorang #viral #villakencanacikarang #sorotan #unjukrasa

Bagikan Artikel