BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti sekaligus ekspos hasil pengungkapan kejahatan di Lapangan Apel Markas Besar Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta unsur instansi terkait.
Dalam rangkaian pemusnahan yang dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum, pihak kepolisian memusnahkan sekitar 25 ribu botol minuman keras jenis ilegal, 9.124 unit knalpot tidak standar atau yang dikenal masyarakat sebagai knalpot brong, serta ribuan butir narkotika, psikotropika dan obat keras tertentu yang tidak memiliki izin edar. Barang-barang tersebut terbukti mengganggu ketertiban umum, meresahkan warga serta merugikan generasi muda dan lingkungan masyarakat.
Selain pemusnahan barang terlarang, dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan hasil penindakan kejahatan jalanan khususnya kasus pembegalan dan pencurian kendaraan bermotor yang marak mengancam keselamatan warga.

Berdasarkan data yang dipaparkan, selama periode penindakan tercatat berhasil diungkap 352 kasus kejahatan jalanan, menetapkan 413 orang sebagai tersangka, mengamankan 1.016 unit sepeda motor dan 12 unit mobil, beserta sejumlah senjata tajam dan senjata api yang digunakan pelaku untuk menakuti bahkan melukai korban. Sebagian kendaraan yang diamankan telah dikembalikan kepada pemilik yang sah melalui proses hukum yang berlaku.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto dalam keterangannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bukti keseriusan kepolisian dalam menegakkan hukum, melindungi masyarakat dan menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan sehat.
“Kami tidak hanya menindak pelaku di lapangan, namun juga terus menelusuri hingga ke sumber dan jalur distribusi barang terlarang maupun jaringan kejahatan jalanan. Kami akan terus memperkuat patroli rutin, meningkatkan koordinasi antar instansi dan membangun kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat agar keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat dapat terjaga dengan baik,” ujar Kapolda.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi terhadap langkah tegas yang diambil oleh jajaran Polda Jabar. Ia menekankan bahwa penanganan masalah keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan memerlukan sinergi yang kuat antara pihak kepolisian, TNI, Satpol PP, dinas terkait, pemerintah daerah serta dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
“Langkah ini patut diapresiasi, namun perlu dijaga keberlanjutannya. Mari kita bersatu, saling mendukung dan saling mengingatkan demi mewujudkan Jawa Barat yang aman, damai dan nyaman untuk ditinggali oleh seluruh warga,” ucap Dedi Mulyadi.
Seluruh proses pemusnahan barang bukti dan pemaparan hasil penindakan berjalan dengan tertib, aman dan dapat disaksikan langsung oleh pihak terkait serta perwakilan media massa guna menjamin prinsip transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.
(Red)











