KARANG BAHAGIA, KABUPATEN BEKASI || LINGKARAKTUAL.COM || — Pemerintah Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX tingkat kecamatan tahun 2026, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh delapan desa yang mengirimkan kafilah atau kontingen untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan keagamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai ta’aruf yang dimulai dari gerbang Perumahan Taman Permata Cikarang (TPC), Desa Karangsentosa, menuju panggung utama di Kompleks Plaza Kantor Kecamatan Karang Bahagia.
Sebelum acara pembukaan, seluruh kafilah berkumpul di halaman upacara kantor kecamatan. Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang turut menyambut penyelenggaraan MTQ tahunan tersebut.
Sejumlah unsur pemerintahan, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya perwakilan Kapolsek dan Danramil Cikarang, para kepala UPTD Puskesmas se-Kecamatan Karang Bahagia, Kepala KUA Kecamatan Karang Bahagia, Ketua MUI tingkat kecamatan, para penjabat kepala desa, anggota BPD, para kepala desa terpilih, serta tamu undangan lainnya.

Pembukaan MTQ ke-IX secara resmi dilakukan oleh Plt. Camat Karang Bahagia, H. Rohadi, S.IP., S.E., M.M., dengan mengucapkan basmalah.
Adapun cabang perlombaan yang diselenggarakan meliputi tilawah Al-Qur’an, tahfidz, kasidah, syarhil Qur’an, dan murottal.
Berbagai cabang tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
MTQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda
Dalam keterangannya kepada media, Plt. Camat Karang Bahagia, H. Rohadi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya bertujuan menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan syiar Islam dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, penghayatan, serta pengamalan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, MTQ menjadi salah satu upaya menumbuhkan kecintaan anak-anak dan remaja terhadap Al-Qur’an, sekaligus membentengi generasi muda dengan nilai-nilai agama di tengah perkembangan zaman.
“Penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan ini membawa harapan besar, tidak hanya sebagai ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak spiritual dan sosial di tengah masyarakat,” ujar Rohadi.
Ia menambahkan, MTQ tingkat kecamatan juga menjadi ajang seleksi untuk menjaring qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta terbaik dari masing-masing desa yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kecamatan Karang Bahagia pada MTQ tingkat Kabupaten Bekasi.
Juri Diminta Profesional, Targetkan Prestasi Lebih Tinggi
Pada kesempatan tersebut, Rohadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-IX tingkat Kecamatan Karang Bahagia tahun 2026.
Ia juga berpesan kepada seluruh dewan juri agar melaksanakan tugas penilaian secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab sehingga peserta terbaik benar-benar terpilih berdasarkan kemampuan masing-masing.
Rohadi berharap, melalui kegiatan ini, Kecamatan Karang Bahagia dapat melahirkan qari dan qariah berkualitas yang mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi, mulai dari Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, hingga tingkat nasional.
“Kita berharap Kecamatan Karang Bahagia memiliki qari dan qariah terbaik yang mampu membawa nama baik kecamatan hingga tingkat nasional, minimal tingkat provinsi,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya MTQ ke-IX ini, Pemerintah Kecamatan Karang Bahagia berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai religius di seluruh desa.
(Juhata)











