BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – 22 Oktober 2026 — Program revitalisasi sekolah tahun 2026 membawa angin segar bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Bandung. Salah satu sekolah yang menerima bantuan tersebut adalah SMP Negeri 55 Kota Bandung yang berlokasi di Jalan Baturengat RT 01 RW 04, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon.
Bagi SMPN 55 Kota Bandung, bantuan revitalisasi ini menjadi momentum penting dalam mempercepat pengembangan sekolah, terutama dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran.
Kepala SMPN 55 Kota Bandung, Pathah Pajar Mubarok, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terealisasinya bantuan revitalisasi tersebut. Menurutnya, sebagai sekolah yang masih relatif muda, SMPN 55 membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

“Dengan hadirnya bantuan dana revitalisasi untuk pengembangan dan pembangunan sekolah, tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. SMPN 55 Kota Bandung merupakan sekolah yang usianya masih relatif muda sehingga sangat membutuhkan percepatan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, yang didukung oleh sarana dan prasarana memadai,” ujar Pathah.
Ia menjelaskan, bantuan revitalisasi yang diterima pada tahun 2026 mencakup sejumlah pekerjaan pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah.
Adapun pekerjaan tersebut meliputi rehabilitasi lima ruang kelas, pembangunan satu ruang kelas baru, pembangunan ruang laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta satu paket penataan lingkungan sekolah.

Berbagai pembangunan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih representatif, tertata, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah, baik peserta didik, guru, maupun tenaga kependidikan.
Pathah menegaskan bahwa revitalisasi bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, melainkan juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar peserta didik.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang tertata dengan baik merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan konsep Wiyata Mandala, yakni sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif untuk proses pembelajaran.

“Dengan adanya revitalisasi ini, lingkungan SMPN 55 Kota Bandung menjadi lebih rapi dan tertata. Kami berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dan diperbaiki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus mewujudkan lingkungan Wiyata Mandala yang nyaman bagi seluruh warga sekolah,” tuturnya.
Lebih lanjut, Pathah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung realisasi program revitalisasi tersebut.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Direktorat SMP, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Prof. Dr. Rina Marina, M.P., selaku fasilitator P2SP, serta Tim Manajemen SMPN 55 Kota Bandung yang telah berkontribusi dalam proses pengembangan dan pembangunan sekolah.
“Kami, seluruh warga sekolah, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari Direktorat SMP, Kemendikdasmen, Ibu Prof. Dr. Rina Marina, M.P., selaku fasilitator P2SP, hingga Tim Manajemen SMPN 55 Kota Bandung.
Semoga hasil pembangunan ini dapat menjawab harapan warga satuan pendidikan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Dengan terealisasinya program revitalisasi tahun 2026, SMPN 55 Kota Bandung diharapkan semakin berkembang menjadi satuan pendidikan yang memiliki fasilitas memadai, lingkungan belajar yang nyaman, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas.
Revitalisasi ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun sekolah yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter, kedisiplinan, dan budaya positif bagi generasi muda Kota Bandung.
(Pu2t)











