TANGERANG, JAWA BARAT || Lingkaraktual.com || – Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat mengantisipasi dampak kesehatan akibat kebakaran yang melanda PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Minggu (21/6/2026) malam. Selain fokus pada proses pemadaman, tim kesehatan langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap petugas dan warga sekitar lokasi kejadian.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap dari kebakaran pabrik karet tersebut.

Menurutnya, tim kesehatan disiagakan sejak malam kejadian guna memberikan pelayanan medis secara cepat apabila ditemukan warga maupun petugas yang mengalami keluhan kesehatan.
“Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran,” ujar dr. Dini Anggraeni.
Ia menjelaskan, petugas kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah pencegahan dampak paparan asap.
“Kami melakukan pemantauan kondisi kesehatan petugas dan masyarakat sekitar. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga mengedukasi masyarakat agar menggunakan masker dan membatasi aktivitas di area yang terdampak asap,” jelasnya.
Sebagai upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang turut membagikan masker kepada warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan saluran pernapasan akibat asap yang ditimbulkan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, sebanyak enam personel Dinas Kesehatan diterjunkan ke lokasi bersama satu unit ambulans yang disiagakan untuk memberikan pelayanan medis apabila dibutuhkan.
“Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban luka maupun warga yang memerlukan penanganan medis lanjutan. Namun, seluruh sarana prasarana telah disiagakan sejak malam kejadian,” kata dr. Dini.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan asap. Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di sekitar lokasi terdampak serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, iritasi mata, batuk, atau gangguan kesehatan lainnya.
Pemkot Tangerang memastikan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.
(Toni)











