Beranda Budaya Prof. Bagus Muljadi: Bujangga Manik adalah Teladan Pendidikan Berbasis Budaya Sunda

Prof. Bagus Muljadi: Bujangga Manik adalah Teladan Pendidikan Berbasis Budaya Sunda

KOTA BANDUNG, JAWA BARAT || Lingkaraktual.com || – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menghadirkan Asisten Profesor Teknik Kimia dan Lingkungan University of Nottingham Prof. Bagus Muljadi pada Simposium Adaptasi Iklim dan Keberlanjutan Jawa Barat di Gedung Bale Pakuan untuk memperkuat pendidikan berbasis budaya Sunda.

Prof. Bagus Muljadi mengatakan Bujangga Manik merupakan teladan pencari ilmu yang membentuk cara berpikir, karakter, dan peradaban masyarakat Sunda.

“Bujangga Manik adalah diaspora pertama orang Sunda yang pulang ke tanah leluhurnya membawa ilmu,” ujarnya.

Menurut Prof. Bagus, naskah Bujangga Manik yang tersimpan di Bodleian Library, Oxford membuktikan masyarakat Sunda memiliki tradisi intelektual yang kuat sejak berabad-abad lalu.

Berita Lainnya  Pemprov Jabar dan UPI Jalin Kerjasama PROBIDIK untuk Atasi Kekurangan Guru

Ia menjelaskan perjalanan Bujangga Manik melahirkan pengetahuan tentang batas wilayah, toponimi, etnobotani, seni, militer, hingga cara masyarakat memandang kehidupan.

Prof. Bagus menilai nilai-nilai tersebut masih relevan diterapkan dalam pendidikan karena mampu membentuk watak, kepribadian, dan cara berpikir peserta didik.

Ia membandingkan sistem pendidikan di Inggris yang tetap menempatkan budaya sebagai fondasi sebelum mempelajari sains dan teknologi.

“Bahasa dan berpikir itu tidak ada bedanya. Bahasa adalah medium manusia untuk berpikir,” katanya mengutip filsuf Ludwig Wittgenstein.

Prof. Bagus menyebut Indonesia memiliki banyak tokoh dengan nilai pendidikan yang kuat, namun belum banyak dijadikan inspirasi dalam dunia pendidikan.

Berita Lainnya  Kelulusan Kelas VI SDN Sumberurip 02 Kp. Pamahan Penuh Haru, Pentas Kreasi Seni Budaya Curi Perhatian

“Bagi saya, Bujangga Manik adalah the Sundanese father of education. Hak untuk berpikir juga milik orang Sunda. Kita memiliki hak untuk menghasilkan pengetahuan dan berkontribusi terhadap peradaban,” pungkasnya.

Editor: Humas Jabar

(D.F & Red)

Bagikan Artikel