Beranda News MPLS Ramah 2026 ” Gerbang lahirnya generasi komunikasi, adaptif dan inovatif”

MPLS Ramah 2026 ” Gerbang lahirnya generasi komunikasi, adaptif dan inovatif”

BANDUNG, JAWA BARAT || Lingkaraktual.com || – Oleh : Rahmat Suprihat, S.Pd – Aktivis Pendidikan Kota Bandung/Guru SMPN 55 Kota Bandung – Tahun ajaran baru 2026-2027 akan segara dimulai.Sebagai sebuah kegiatan awal hadirnya siswa baru kelas 1, 7 dan 10 MPLS menjadi sebuah gerbang penting dalam mengkondisikan kesiapan fisik dan psikis siswa baru dengan lingkungan satuan pendidikan/sekolah barunya.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diadakan pada awal tahun ajaran baru dan diorientasikan untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan, fasilitas, kurikulum, dan budaya sekolah.

Untuk MPLS tahun ajaran 2026-2027 sesuai dengan permendikdasmen 12 tahun 2026 memiliki kekhasan yang berbeda dengan pelaksanaan MPLS tahun sebelumnya.

MPLS Ramah 2026 yang wajib berlangsung selama 5 hari. Berdasarkan Kemendikdasmen tersebut, pelaksanaannya berfokus pada tiga prinsip: Ramah Anak, Ramah Lingkungan, dan Ramah Biaya. Program ini sepenuhnya inklusif, edukatif, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan.

Berita Lainnya  SBNI Tegaskan Anggota DPRD Tak Boleh Terlibat Pengadaan Proyek Daerah Dan beresiko terjerat korupsi

Dalam Permendikdasmen lansiran 2026 tersebut diatur tentang bagaimana MPLS tahun ini dilaksanakan tentunya dengan mengikuti kaidah yang ada didalamnya.

Di pasal 13 tentang materi MPLS terdapat 2 materi diantaranya terdiri atas materi utama dan materi pilihan.
Untuk materi utama meliputi :
– 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ( bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat),
– Pagi ceria
– Sopan dan santun bermedia sosial.
– Budaya 4S (salam, sapa, sopan dan santun)
Sementara untuk materi pilihan disesuaikan dengan konten lokal dari satuan pendidikan itu sendiri diantaranya dapat berupa pembiasaan, pengenalan kegiatan ekstrakurikuler maupun beat practice dari alumni yang berprestasi.

Berita Lainnya  Dukungan Evaluasi Total Program MBG Menguat di Kota Blitar, Pemerintah Kota dan DPRD Ikut Teken Petisi Warga

Sebagai sebuah ruang pendidikan MPLS harus dirancang dan direncanakan dengan bertumpu pada lahirnya kesadaran bagi para peserta sebagai bagian dari ekosistem sekolah yang didalamnya terdapat banyak daya dukung baik yang berbentuk infrastruktur maupun infrakultur.

Oleh karena itu setiap agenda MPLS harusnya memiliki konten mendidik dan jauh dari makna Perpeloncoan/tindak kekerasan fan aktivitas yang tidak relevan dengan substansi MPLS termasuk penggunaan atribut yang tidak edukatif.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam kegiatan MPLS tahun ajaran 2026-2027 ini adalah pengkondisian panitia selain dari PTK juga dari unsur OSIS serta dari siswa yang memiliki kompetensi dan tentunya memiliki karakter baik dan berakhlak mulia.

Berita Lainnya  Hobi Catur Berbuah Prestasi, Siswi SLB Bandung Wakili Jawa Barat ke O2SN Nasional

Dan yang tidak kalah penting dalam penyajian materi adalah menghadirkan materi yang memiliki keterkaitan dengan permasalahan lokal dan global diantaranya materi yang berkaitan dengan edukasi lingkungan (budaya bawa Tumbler dan misting, masalah sampah, hemat air, hemat energi, pemanasan global dan ketahanan pangan serta materi lainnya).

Dengan kemasan yang maksimal diharapkan siswa baru dapat menjadi warga sekolah yang memiliki kecakapan bersosialisasi, beradaptasi dan berinovasi dengan potensi yang ada di sekolah barunya.

(Pu2t)

Bagikan Artikel