BEKASI, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Upaya meningkatkan kelancaran irigasi pertanian terus dilakukan di Kabupaten Bekasi, Salah satunya melalui kegiatan normalisasi BKG 26 di Kampung Pacing Bedeng, Desa Sumberreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, PJT II Lemahabang Syamsir Siregar, Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha, Danramil Pebayuran Kapten Inf Sutikno, Kapolsek Pebayuran AKP Iing Suhaeri, SH, perwakilan manajemen CSR Jababeka, PPL Pertanian Pebayuran Endah Lestari, S.P., kelompok tani serta warga masyarakat.

Normalisasi BKG 26 dilakukan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan fungsi saluran irigasi yang menjadi salah satu penunjang utama aktivitas pertanian masyarakat.
Keberadaan saluran irigasi yang bersih dan berfungsi optimal diharapkan mampu memperlancar distribusi air menuju lahan pertanian, khususnya saat petani memasuki masa tanam.

Camat pebayuran hasyim Adnan adha turut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, pengelola sumber daya air, kelompok tani dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur irigasi.
Menurutnya, normalisasi bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah Pebayuran.

“Kami bersama seluruh pihak akan terus mendukung upaya perbaikan dan normalisasi saluran irigasi. Yang paling penting setelah dinormalisasi, saluran ini bersama-sama dijaga agar tetap berfungsi dengan baik dan bisa mendukung kebutuhan para petani,” ujar camat Hasyim,
Sementara itu, keterlibatan kelompok tani dan warga diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta pemeliharaan saluran secara berkelanjutan.
Dengan normalisasi BKG 26, masyarakat berharap aliran air menuju areal persawahan semakin lancar sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi.
Liputan: Agung











