BEKASI, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Gemuruh Pilkades Karang satu pecah! Calon petahana nomor urut 3 Sarim Belut, mencatat perolehan suara terbanyak dalam penghitungan suara di TPS pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang satu, Minggu (20/9/2026).
Nomor urut 3 menjadi sorotan utama setelah hasil penghitungan di TPS menunjukkan Sarim Belut berada di posisi teratas dengan angka 2645 dibandingkan calon lainnya.
Hasil tersebut sontak memicu gelombang kegembiraan dari para pendukung Sarim Belut . Dengan nilai angka Sejumlah titik penghitungan suara dipenuhi suasana antusias setelah angka perolehan suara mulai terlihat.
Petahana kembali menunjukkan kekuatannya di arena Pilkades Karang satu. Nomor 3 melesat dan meninggalkan persaingan berdasarkan hasil penghitungan suara di TPS.
Bagi pendukungnya, hasil tersebut menjadi momentum penting. Sarim Belut yang sebelumnya memimpin Desa Karang satu kembali memperoleh dukungan suara terbanyak dalam penghitungan di tingkat TPS.
Pilkades Karang satu 2026 menjadi salah satu pertarungan politik desa yang menyedot perhatian masyarakat. Lima calon kepala desa bersaing memperebutkan mandat masyarakat untuk memimpin Karang satu periode 2026–2034.
Kini, setelah proses pencoblosan dan penghitungan suara di TPS berlangsung, nama Sarim Belut nomor urut 3 berada di garis depan berdasarkan hasil penghitungan tersebut.
Namun, drama Pilkades belum sepenuhnya berakhir.
Hasil penghitungan di TPS masih harus mengikuti tahapan rekapitulasi suara hingga penetapan resmi calon kepala desa terpilih oleh panitia Pilkades.
Artinya, seluruh pihak masih menunggu hasil resmi sesuai tahapan yang berlaku.
Keunggulan nomor urut 3 menjadi perhatian karena Sarim Belut merupakan petahana yang kembali bertarung untuk periode 2026–2034.
Maka Sarim Belut akan kembali dipercaya memimpin Desa Karang satu untuk periode berikutnya.
Suasana pasca penghitungan suara pun menjadi saksi bagaimana dukungan terhadap nomor urut 3 bergema di sejumlah titik.
Nomor 3 melesat. Petahana unggul. Karang satu bergemuruh.
Kini masyarakat menanti satu tahapan penting: rekapitulasi dan penetapan resmi hasil Pilkades Karang satu 2026.
Pertarungan sudah berlangsung. Suara rakyat sudah dihitung. Tinggal menunggu ketetapan resmi.
(Asun Nirwanto)











