AMBON, MALUKU || LINGKARAKTUAL.COM || –
Hari bersejarah bagi seluruh desa di Indonesia, terutama di tanah Maluku! Badan Narkotika Nasional (BNN) RI secara resmi menjalin sinergi kuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), dalam langkah besar yang penuh harapan untuk membentengi masyarakat desa dari bahaya narkoba yang semakin mengancam masa depan bangsa!
Di tengah semangat yang membara, Bapak Bakri Ely, Ketua PABPDSI Provinsi Maluku, tampil tegas dan penuh keyakinan di hadapan para tokoh, menyatakan bahwa desa bukan lagi sekadar wilayah administratif desa adalah benteng terkuat, garda terdepan, dan jantung pertahanan bangsa dalam menjaga generasi emas dari kehancuran akibat narkotika!
DESA: GARDA TERDEPAN PERANG MELAWAN NARKOBA
Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menegaskan peran strategis desa sebagai elemen pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. “Desa adalah rumah bagi jutaan anak-anak kita, di mana masa depan bangsa tumbuh dan berkembang. Jika desa rapuh, maka benteng bangsa pun runtuh. Itulah sebabnya sinergi dengan PABPDSI bukan sekadar kerja sama melainkan keharusan, sebuah perjuangan bersama untuk menyelamatkan generasi!” ujarnya dengan tegas.

Pernyataan ini disambut hangat dan penuh semangat oleh Bapak Bakri Ely, Ketua PABPDSI Provinsi Maluku. Beliau menyampaikan:
“Kami, para pemangku adat dan pemimpin desa di Maluku, tidak akan diam melihat anak-anak cucu kita hancur oleh narkoba! Di tanah Maluku, di setiap desa, di setiap negeri, kami akan berdiri tegak satu hati, satu tekad untuk menjauhkan narkoba dari pintu rumah kami! Generasi emas Maluku, generasi emas Indonesia, harus tumbuh bersih, sehat, dan bermartabat!”
SEMANGAT MALUKU: BERSATU, TANGGUH, TAK KENAL MENYERAH
Di bawah kepemimpinan Bapak Bakri Ely, PABPDSI Provinsi Maluku berkomitmen penuh untuk:
✅ MEMBANGUN KESADARAN DI SETIAP DESA
Setiap anggota BPD, pemuka adat, tokoh agama, dan pemuda desa akan menjadi garda terdepan penyuluhan. Tidak ada sudut desa yang luput dari sosialisasi bahaya narkoba. Setiap rumah, setiap keluarga, harus paham narkoba adalah musuh bersama, musuh masa depan!
✅ MENJADI MATA DAN TELINGA MASYARAKAT
Desa adalah ruang hidup yang paling saling mengenal. Kami akan menjaga, kami akan waspada, kami akan melapor dengan cepat dan tepat kepada pihak berwenang jika ada indikasi peredaran narkoba. Diam bukanlah kebijaksanaan diam adalah pengkhianatan terhadap masa depan anak-anak kita!
✅ MEMBERI HARAPAN DAN ALTERNATIF, BUKAN HANYA LARANGAN
Kami tidak hanya berkata “jangan pakai narkoba”. Kami akan membuka peluang, mendorong kreativitas, membina pemuda agar memiliki kegiatan yang bermanfaat pertanian, perikanan, kerajinan, pariwisata agar generasi emas Maluku tumbuh dengan karya, bukan dengan ketergantungan!
✅ SINERGI PENUH DENGAN BNN SATU KOMANDO, SATU TUJUAN
Kami membuka pintu lebar-lebar bagi BNN untuk turun ke desa, berbicara dengan masyarakat, melakukan pelatihan, dan membentuk Posko Anti-Narkoba di setiap desa. Sinergi ini bukan di atas kertas ini adalah janji yang kami tanda tangani dengan hati dan tindakan nyata!
GENERASI EMAS MASA DEPAN MALUKU, MASA DEPAN BANGSA
Bapak Bakri Ely menegaskan dengan suara yang bergetar penuh keyakinan:
“Anak-anak Maluku adalah mutiara dari timur. Mereka cerdas, mereka berbakat, mereka kuat dan mereka berhak atas masa depan yang cerah! Jangan biarkan narkoba merampas senyum mereka, merusak pikiran mereka, dan menghancurkan harapan keluarga mereka. Hari ini, kita bersatu dengan BNN untuk berkata: CUKUP! Tidak ada tempat bagi narkoba di tanah Maluku! Tidak ada tempat bagi narkoba di desa-desa kita!”
Perjuangan ini bukan milik BNN saja, bukan milik PABPDSI saja ini adalah perjuangan seluruh rakyat. Mulai dari Sabang sampai Merauke, dari desa-desa di pegunungan hingga pulau-pulau di tengah laut semua memegang bendera yang sama: Desa Bersih Narkoba, Indonesia Sejahtera!
BERSAMA KITA BISA SATU DESA, SATU HARAPAN, SATU INDONESIA!
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi titik balik baru. Langkah nyata telah dimulai. Di Provinsi Maluku, di bawah arahan Bapak Bakri Ely, PABPDSI berjanji untuk tidak berhenti, tidak lelah, dan tidak menyerah sampai setiap desa menjadi tempat yang aman, bersih, dan penuh harapan bagi anak-anak kita.
“Kami berjuang bukan untuk hari ini saja kami berjuang untuk 10 tahun, 20 tahun ke depan, ketika generasi emas ini tumbuh menjadi pemimpin, menjadi orang tua, menjadi kebanggaan bangsa! Dan saat itu tiba, mereka akan tahu para pemimpin desa hari ini telah berjuang sekuat tenaga agar mereka bisa hidup bebas dari narkoba!”
Bakri Ely, Ketua PABPDSI Provinsi Maluku
MARI BERGERAK BERSAMA! DESA KUAT, BANGSA KUAT BEBAS NARKOBA, MENJADI GENERASI EMAS!
( E.Rahman Kalauw )











