Beranda Crytocurrency Founder GOKAR Syuhada Wisastra Bertemu Kepala SMKN 1 Karawang, Ini yang Dibahas

Founder GOKAR Syuhada Wisastra Bertemu Kepala SMKN 1 Karawang, Ini yang Dibahas

KARAWANG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || — PT GOKAR Digital Inovasi Nusantara (GOKAR) terus memperluas komunikasi dan penjajakan kolaborasi dengan dunia pendidikan di Kabupaten Karawang. Upaya tersebut kembali dilakukan melalui program GOKAR Sahabat Pelajar, yang mengintegrasikan layanan transportasi online lokal dengan dukungan terhadap kebutuhan dan kegiatan pendidikan.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, dengan Kepala SMKN 1 Karawang, Rosli, S.Pd., pada Jumat pagi, 21 Agustus 2026.

Pertemuan berlangsung di SMKN 1 Karawang, Jalan Pangkal Perjuangan (By Pass), Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41316.

Dalam pertemuan tersebut, Rosli, S.Pd. didampingi Darwis Prasetyo, Wakasek Bidang Kesiswaan. Sementara dari GOKAR hadir Founder GOKAR Syuhada Wisastra.

Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan peluang program CSR GOKAR di lingkungan sekolah, tetapi juga menyentuh aspek kesiapan layanan, kualitas pengemudi, tarif transportasi serta edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.

Program GOKAR Sahabat Pelajar merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun kolaborasi dengan satuan pendidikan sekaligus menghadirkan manfaat sosial dari aktivitas bisnis transportasi berbasis aplikasi.

Melalui konsep tersebut, GOKAR membuka peluang kerja sama yang dapat diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan kesiswaan, pengembangan prestasi, kegiatan sosial, olahraga dan seni, hingga program edukasi dan kewirausahaan siswa.

Founder GOKAR Syuhada Wisastra mengatakan, keterlibatan GOKAR dalam dunia pendidikan tidak hanya diarahkan pada aspek bisnis, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Oknum Pendukung Bakal Calon Kades Karangbahagia Inisial C, Diduga Lakukan Provokasi dan Mengucap Kata "Tolol", Warga Mengaku Diarahkan Agar Tidak Mendukung Petahana

“GOKAR ingin tumbuh bersama masyarakat Karawang. Karena itu, kami terus membangun komunikasi dengan sekolah-sekolah agar keberadaan GOKAR tidak hanya memberikan layanan transportasi, tetapi juga memiliki manfaat sosial bagi dunia pendidikan,” ujar Syuhada.

Menurutnya, keberadaan transportasi online lokal juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan, terutama ketika menyangkut kebutuhan mobilitas pelajar.

Syuhada menegaskan, keselamatan dan kenyamanan pengguna menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat oleh GOKAR.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Karawang Rosli, S.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan aplikasi transportasi lokal seperti GOKAR harus diikuti kesiapan dari sisi pengemudi maupun pelayanan.

Rosli menilai, GOKAR perlu memastikan ketersediaan driver yang memadai sehingga masyarakat, termasuk pelajar dan orang tua, memiliki kepastian ketika membutuhkan layanan transportasi.

“GOKAR harus siap dari sisi driver. Jangan sampai aplikasinya ada, tetapi ketika masyarakat membutuhkan kendaraan, drivernya sulit ditemukan. Kesiapan pengemudi menjadi salah satu hal penting,” kata Rosli.

Selain kesiapan driver, Rosli juga menyoroti pentingnya kemampuan GOKAR dalam menghadirkan tarif yang kompetitif.

“Harga juga harus bisa bersaing dengan aplikasi lain. Kalau pelayanan baik, driver siap dan harga kompetitif, tentu masyarakat akan mempunyai pilihan,” ujarnya.

Menurut Rosli, persaingan dalam layanan transportasi online harus mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas, bukan hanya dari sisi tarif tetapi juga keamanan, kenyamanan dan profesionalisme pengemudi.

Berita Lainnya  Jelang HUT RI Ke-81, Warga Perumahan Taman Karangbahagia Gelar Beragam Lomba

Dalam pertemuan tersebut, Rosli juga mendorong adanya kegiatan edukasi keselamatan berkendara bagi pelajar. Menurutnya, sekolah dapat menjadi tempat strategis untuk memberikan pemahaman mengenai safety riding dan aturan lalu lintas.

“Kami juga berharap GOKAR dapat melakukan sosialisasi bersama Polres Karawang mengenai safety riding dan aturan lalu lintas. Ini penting supaya anak-anak memahami keselamatan berkendara dan tertib berlalu lintas,” tuturnya.

Menurutnya, edukasi tersebut tidak hanya bermanfaat bagi siswa yang menggunakan kendaraan pribadi, tetapi juga dapat membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

Gagasan tersebut mendapat perhatian dari GOKAR. Syuhada mengatakan, pihaknya terbuka untuk membangun kolaborasi dengan pihak sekolah dan Polres Karawang dalam menghadirkan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.

“Kami sangat terbuka. Kalau sekolah melihat kebutuhan edukasi safety riding dan aturan lalu lintas, GOKAR siap membangun komunikasi dengan Polres Karawang. Keselamatan harus menjadi bagian utama dari ekosistem transportasi,” ujar Syuhada.

Selain aspek keselamatan, GOKAR juga membuka peluang pengembangan program pendidikan yang lebih luas. Kolaborasi dapat diarahkan pada pengenalan dunia kerja dan usaha, teknologi digital, kewirausahaan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan siswa.

Syuhada menjelaskan, program CSR GOKAR nantinya dapat disusun berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah. Bentuk dukungan tidak harus selalu berupa bantuan dana, tetapi dapat diwujudkan melalui program atau kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi siswa dan lingkungan sekolah.

Berita Lainnya  Ketum Tomy Subagja Tegaskan PCMI Siap Perangi Peredaran Tramadol dan Miras Ilegal

“Kami ingin setiap kerja sama benar-benar memiliki manfaat. Bentuknya bisa disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan kemampuan GOKAR. Yang terpenting ada komunikasi, transparansi dan tujuan yang jelas,” katanya.

Ia menambahkan, program GOKAR Sahabat Pelajar juga membawa misi pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan meningkatnya penggunaan layanan GOKAR, peluang pendapatan bagi driver lokal turut terbuka dan perputaran ekonomi di daerah dapat semakin berkembang.

Pertemuan bersama SMKN 1 Karawang tersebut menjadi bagian dari langkah GOKAR memperluas komunikasi dengan lembaga pendidikan di Kabupaten Karawang.

Bagi GOKAR, sinergi dengan sekolah bukan sekadar kerja sama komersial, melainkan upaya membangun ekosistem yang menghubungkan transportasi, pendidikan, keselamatan berlalu lintas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara bagi SMKN 1 Karawang, komunikasi tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan masukan terkait layanan transportasi yang aman, terjangkau serta dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan pendidikan.

Ke depan, pembahasan lebih lanjut diharapkan dapat menghasilkan bentuk kolaborasi yang konkret, termasuk kemungkinan pelaksanaan program CSR, edukasi keselamatan berkendara bersama kepolisian serta penguatan layanan transportasi yang dapat diakses masyarakat.

Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, sekolah dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, produktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

GOKAR — Dekat Bersahabat, Bergerak Bersama untuk Pendidikan dan Masyarakat Karawang.

Bagikan Artikel