PEBAYURAN, KAB. BEKASI || LINGKARAKTUAL.COM || – Desa Karang Harja Kecamatan Pebayuran di duga menjadi lokasi terjadi nya pungutan liar (pungli) dalam penyaluran bantuan pangan kepada keluarga penerima manfa’at (KPM). senin. 08-12-2025.
Kpm di minta untuk menebus bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak 4 liter dengan uang sebesar Rp. 20.000
Kpm yang menerima bantuan pangan resah dengan ada nya perminta’an uang sebesar Rp. 20.000.
Mereka merasa bahwa bantuan pangan ini seharus nya di salurkan secara gratis tanpa ada perminta’an uang.
Sa’at di temui awak media salah satu warga yg enggan di sebut nama nya”kami sudah menerima bantuan pangan tapi di minta untuk membayar Rp. 20.000 kami tidak tahu apa alasan mereka melakukan hal ini. Ujar salah satu warga.
Dugaan pungli di Desa Karang Harja ini telah meresahkan masyarakat mereka merasa bahwa Bantuan pangan yang disalurkan oleh pemerintah seharusnya gratis tanpa ada pungutan liar.
Kami berharap pemerintah dapat menginvestigasi kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pungli ujar seorang warga Desa Karang Harja.
Pemerintah Desa Karang harja di minta untuk memberikan klarifikasi terkait dengan duga’an pungli ini jika terbukti bahwa ada pungli maka pemerintah Desa karang harja dapat di kenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kami meminta pemerintah Desa karang harja untuk memberikan penjelasan terkait kasus ini. Jika tidak ada alasan yang jelas. Maka kami akan melaporkan hali ini kepada pihak berwenang.
Bantuan pangan di salurkan oleh pemerintah seharus nya gratis tanpa ada pungutan liar. Pemerintah Desa seharus nya memastikan bahwa bantuan pangan ini di salurkan secara transparan dan akuntabel tanpa ada penyalahguna’an wewenang.
Kami berharap pemerintah Desa karang harja dapat memperbaiki kesalahan ini dan memastikan bahwa bantuan pangan di salurkan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sampai berita ini di terbit kan kaur kesra tidak bisa di hubungi baik lewat telpon mau pun watshap.
(AG)











