CIBARUSAH, KABUPATEN BEKASI || LINGKARAKTUAL.COM || – Cibarusah Kabupaten Bekasi – Pelaksanaan program bantuan pemerintah Revitalisasi satuan pendidikan SDN Wibawa Mulya 01 Kampung Lio RT 05/03 Desa Wibawa Mulya Kecamatan Cibarusah – Kabupaten Bekasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026, dengan nilai Rp 339,728,000 jadi sorotan setelah muncul dugaan penggunaan bahan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah di tetapkan.
Dari hasil pantauan awak media di lapangan pada Rabu 23 juli 2026, ditemukan bahan material rangka baja ringan jenis C yang dipasang pada rangkai kuda kuda yang diduga tidak sesuai spesipikasi berdasarkan petunjuk teknis (juknis) sangat membahayakan keselamatan pekerja jika struktur roboh karena material tidak kuat menahan beban.

Salah satu pekerja yang tidak ingin dipublikasikan namanya ketika dimintai keterangan oleh awak media, membenarkan adanya penggunaan Bajaringan yang berkualitas rendah(Oplosan) Ia juga menyampaikan bahwa pengerjaan melenceng dari gambar yg sudah ada,” Ucapnya.
“Kalau dari gambar, gambar kaya gitu, baja ringan jelek, ada yang jelek ada yang bagus,
“Saya tambahin sikonnya yang tadinya pakai 8, saya tambahin 15, dilebihin 7,
“Dilebihin 7 sikonnya itu, sikonnya juga kalau 8 saya ngeri,” naiknya juga ga sanggup,” udah gitu.

Namun diduga kuat pihak pelaksana hanya ingin mengejar keuntungan yang lebih besar ketimbang kwalitas,sehingga menggunakan material murahan,sekalipun dinilai tidak berkwalitas.

Sejalan dengan itu kepala sekolah SDN Wibawa Mulya 02 saat mau ditemui awak media di kantornya untuk dimintai keterangan, menurut salah guru disekolah,mengatakan,
“kepala sekolahnya lagi keluar.” ungkapnya.
“Kami awak media berharap kepada pihak terkait, konsultan, mengadakan evaluasi menyeluruh,apabila terbukti melakukan penyimpangan tersebut, menindak tegas kepada pelaksana proyek, agar menjadi epek jera
Agung
Media lingkaraktual.com











