Beranda Hukum Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Informasi di Dusun III Desa Karanganyar Kecamatan...

Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Informasi di Dusun III Desa Karanganyar Kecamatan Karangbahagia, Muncul Dugaan Markup dan Pekerjaan Amburadul Asal Jadi

KARANGBAHAGIA, KABUPATEN BEKASI || Lingkaraktual.com || – Sebuah proyek pembangunan di Dusun III, Rt004/006 Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan masyarakat.

Proyek tersebut diduga tidak dilengkapi papan informasi sehingga memunculkan berbagai pertanyaan terkait sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana, maupun spesifikasi pekerjaan. Rabu (01/07/2026).

Ketiadaan papan informasi proyek dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan menyulitkan masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran.

Awak media melihat di lokasi, terlihat kurangnya pengawasan proyek, sehingga diduga kualitas coran kurang maksimal, ketebalan yang tidak merata, ada sebagian alas bawah tidak di ratakan, sehingga coran diduga tidak merata dan terkesan tipis, hal ini berdapak tidak tahan lama.

Berita Lainnya  Bandung Nutrition & Dietetic Course VI Dorong Transformasi Layanan Gizi untuk Generasi Sehat dan Berkualitas

Selain itu, sejumlah warga juga menduga kualitas pekerjaan tidak sesuai harapan. Dugaan tersebut muncul karena hasil pekerjaan dinilai kurang rapi dan terkesan dikerjakan secara terburu-buru. Berdasarkan penilaian sebagian warga, kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pekerjaan dilakukan secara asal jadi.

Di sisi lain, tanpa adanya informasi mengenai nilai anggaran dan rincian pekerjaan, sebagian warga turut mempertanyakan kemungkinan adanya dugaan markup anggaran. Namun hingga saat ini, belum terdapat bukti atau hasil pemeriksaan dari aparat penegak hukum maupun lembaga auditor yang menyatakan telah terjadi markup.

Berita Lainnya  BOLA PANAS DI LINGKARAN INPEKSTORAT PUBLIK MENANTI KLARIFIKASI

“Kami hanya ingin ada keterbukaan. Kalau memang semua sudah sesuai aturan, silakan dijelaskan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai dugaan,” ujar AH salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Masyarakat berharap instansi teknis terkait, serta aparat pengawas melakukan pengecekan terhadap proyek tersebut guna memastikan pelaksanaannya telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kepala Desa Karanganyar ikut menjadi sorotan karena proyek berada di wilayah pemerintahannya. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Karanganyar maupun pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi.

Berita Lainnya  Resahkan Warga! Sejumlah Remaja Diduga Hendak Tawuran di Perempatan SMPN 1 Sukatani, Masyarakat Desak APH Bertindak Tegas

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dan akan memuat penjelasan maupun hak jawab dari pihak terkait pada pemberitaan berikutnya sesuai dengan prinsip keberimbangan.

(Nendang)

Bagikan Artikel