KAB. BEKASI, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung Wisuda Akbar Khotmil Qur’an yang diikuti 267 santri dari 18 rumah tahfizh, tujuannya untuk membentuk generasi berkarakter kuat dan berintegritas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin menyampaikan, proses khatam Al-Qur’an membentuk ketekunan dan konsistensi yang berdampak pada kualitas diri generasi muda.
“Khatam Al-Qur’an bukan sekadar capaian hafalan, tetapi juga mencerminkan ketahanan diri dan komitmen dalam menjalani proses panjang pembelajaran,” ujar Endin.
Nilai-nilai Al-Qur’an menjadi pedoman hidup yang relevan dalam menghadapi tantangan zaman sehingga membantu generasi muda tetap berada pada arah yang benar.
“Al-Qur’an menjadi arah dan pegangan, agar kita tetap berada pada nilai-nilai yang benar di tengah berbagai perubahan,” ujar Endin.
Rumah tahfizh berperan sebagai ruang pembinaan moral sekaligus penguatan karakter sehingga tidak hanya fokus pada hafalan tetapi juga pembentukan sikap.
“Pembangunan tidak cukup hanya infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan nilai dan karakter masyarakat,” ujar Endin.
Ketua Forum Komunikasi Rumah Tahfizh Kabupaten Bekasi, Ahmad Ridho menjelaskan, kegiatan ini melibatkan santri dari berbagai wilayah dengan latar belakang beragam.
“Harapannya, para santri semakin semangat menambah hafalan, dari satu juz menjadi dua juz dan seterusnya,” ujar Ahmad.
Pembinaan dilakukan secara rutin dengan metode nonmukim sehingga memudahkan akses bagi masyarakat untuk mengikuti pendidikan Al-Qur’an.
Kegiatan ini memberi dampak langsung bagi masyarakat dengan meningkatnya pembinaan generasi Qurani serta memperkuat nilai keagamaan di lingkungan sosial.
Pemerintah Kabupaten Bekasi mendorong dukungan berkelanjutan agar pembinaan santri semakin luas dan merata di seluruh wilayah.
Editor: Diskominfo Kab. Bekasi.
(D.F & Red)











