Beranda News Permudah Warga, Samsat Bekasi Hadirkan Layanan Digital dan Tarif Tetap Terjangkau

Permudah Warga, Samsat Bekasi Hadirkan Layanan Digital dan Tarif Tetap Terjangkau

KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || — Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Samsat Kabupaten Bekasi. Melalui inovasi layanan digital, masyarakat kini semakin dimudahkan dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor tanpa harus datang dan mengantre lama di kantor Samsat. Selasa (05/05/2026).

Digitalisasi layanan ini memungkinkan wajib pajak untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan secara online melalui aplikasi resmi maupun platform perbankan yang telah bekerja sama. Dengan sistem ini, proses pembayaran menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.

Selain menghadirkan kemudahan akses, Samsat Bekasi juga memastikan bahwa tarif pajak kendaraan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Perkuat Produk Teh, Kopi dan Kakao Jabar di Pasar Global, Disperindag Gelar WIITEX 2026

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.

Kepala (Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah/P3DW) Samsat Kabupaten Bekasi Mochamad Fajar Ginanjar, S.IP., M.Si menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan prima berbasis teknologi.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menjaga agar tarif tetap tidak memberatkan,” ujarnya.

Masyarakat pun menyambut baik kehadiran layanan digital ini. Banyak yang mengaku lebih praktis karena tidak perlu meluangkan waktu lama untuk datang langsung ke kantor Samsat.

Berita Lainnya  KIPAN Nasional Perkuat Sinergi dengan Kemenaker RI, Wujudkan Gerakan Pemuda Produktif HANI 2026

Dengan adanya transformasi digital ini, Samsat Kabupaten Bekasi berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu, serta mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

(Yusup)

Bagikan Artikel