DENTE TELADAS, LAMPUNG, LINGKARAKTUAL.COM Kondisi jalan poros kabupaten di wilayah Dente Teladas sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama bagi masyarakat justru dipenuhi kerusakan parah, berlubang, berlumpur, dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Sabtu (07/03/2026).
Kondisi ini tidak hanya menyulitkan aktivitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada anak-anak yang harus berjuang keras demi mendapatkan pendidikan.
Salah satunya dialami oleh Bayu Aji Saputra (8), seorang siswa sekolah dasar yang setiap hari harus melewati jalan rusak tersebut untuk berangkat ke sekolah.
Dengan penuh semangat, Bayu harus menempuh perjalanan melewati jalan yang hancur dan licin. Tak jarang ia harus berjalan ekstra hati-hati agar tidak terjatuh di jalan yang dipenuhi lumpur dan lubang besar.
Warga setempat mengaku kondisi jalan tersebut sudah lama rusak dan hingga kini belum mendapatkan perbaikan yang maksimal dari pemerintah.
Kami sebagai petani sangat sulit untuk menempuh jalan yang sulit dilalui, ada apa dengan pemerintah, kami masyarakat biasa yang hanya bisa mencari uang dari hasil tani, jika kondisi Jalan seprti ini, sangat sulit bagi kau untuk melewatinya.” Ujarnya Eko.
Padahal, jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak yang hendak menuntut ilmu.
“Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi jalan ini. Kasihan anak-anak yang harus melewati jalan rusak setiap hari hanya untuk pergi ke sekolah,” ujar “T salah satu warga
Kisah perjuangan Bayu Aji Saputra (8) yang biasa di sapa Acin, menjadi gambaran nyata betapa akses infrastruktur yang buruk dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang sedang berjuang meraih pendidikan.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki jalan poros tersebut agar aktivitas warga kembali lancar dan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan aman serta nyaman.
Kontributor Red











