KARANGBAHAGIA, KAB. BEKASI || LINGKARAKTUAL.COM || – Dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 1X, Komisi V( lima) IRPAN KHAERONI, SM dan HARIATO, SE. Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Peraksi Demokrat dari Komisi 1V (empat) Pemerintah Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia Bekasi, Gelar Acara Musyawarah Pembangunan (MUSRENBANG) Tahun 2026. Senin (19/01/2026).
Selain itu hadir pula Plt Camat Kecamatan Karang Bahagia beserta Kasi Ekbang (Ekonomi Dan Pembangunan)beserta para staf, BPD dan unsur serta Elemen masyarakat Desa Karang Anya, Rapat Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) dilaksanaka di aula rapat Desa Setempat. Senin (19/01/2026).

Sebelum Musrembang digelar, untuk menjaring dan menyerap Aspirasi masyarakat Pemerintah Desa Karang Anyar Mengadakan Musyawarah antar Dusun (MUSDUS) bertujuan untuk program-program apa saja yang menjadi Prioritas untuk diusulkan, selanjutnya Pemdes menggelar Musyawarah desa (mysdes) untuk menindak lanjuti Musyawarah Dusun (MUSDUS).
Kepala Desa Karsng Anyar Arnih Aryanih, S. Pdi. Kepada sejumlah wartawan mengatakan, musrembang desa bertujuan, untuk menyepakati prioritas pembangunan desa dalam menjaring Aspirasi masyarakat, serta nenyusun rencana kerjakerja Pemerintah Desa (RKP Desa) agar pembangunan lebih partisipatif, tepat sasaran, transparan, dan efektif sesuai kebutuhan masyarakat, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Sesuai dengan tema musrenbang tahun ini. yaitu”infrastruktur Berkeadilan untuk konektivitas pelayansn berkuwalitas dan ekonomi berkelanjutan, dan alhamdulillah untuk ketahanan pangan (ketapang) Desa Karang Anyar sudah memiliki ternak ayam bertelur yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Saya juga berharap dengan adanya program ketapang (ketahanan pangan) tersebut dapat meningkatkan Anggaran Pendapatan Desa (APBDes).” jelas ARNIH.
Setelah Acara Musyawarah Rencana Pembangunan, Kepala Desa Karang Anyar Mengajak Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten yang didampingi Plt Camat Karang Bahagia untuk melihat peternakan ayam bertelur yang dikelola oleh BUMDesa setempat.
(Juhata)











