Beranda Daerah Tekan Angka Stunting, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi Salurkan Paket Pangan...

Tekan Angka Stunting, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi Salurkan Paket Pangan Bergizi di Karang Bahagia

BEKASI, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || — Dalam upaya mendukung pemenuhan gizi anak dan menekan risiko stunting, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, melaksanakan kegiatan Gerakan Makan Protein dan Sayuran (GEMPUR) di Kecamatan Karang Bahagia, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi serta jajaran pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan setempat.

Selain memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian paket pangan bergizi bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian terkait pemenuhan gizi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Karang Bahagia, H. Rohadi, S.IP., S.E., M.M., Kepala UPT Puskesmas Karang Bahagia, perwakilan Bidang Ketahanan Pangan, serta Plt. Ketua TP PKK Kecamatan Karang Bahagia, Ny. Ns. Hj. Nur Hikmah, S.Kep.

Berita Lainnya  Tragis! Remaja Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka Diduga Senjata Tajam di Sukatani Bekasi

GEMPUR Dorong Kesadaran Keluarga tentang Gizi Seimbang

Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, menyampaikan bahwa kegiatan GEMPUR bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak balita, agar membiasakan konsumsi makanan bergizi, beragam, seimbang, dan aman.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta membantu mencegah stunting.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Karang Bahagia, tetapi ditargetkan menjangkau 23 kecamatan hingga tingkat desa di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Pelaksanaannya dilakukan melalui sinergi antara TP PKK Kabupaten Bekasi dan Dinas Ketahanan Pangan guna memperluas edukasi tentang pentingnya pola konsumsi pangan bergizi bagi masyarakat.

TP PKK Karang Bahagia Apresiasi Bantuan Pangan

Sementara itu, Plt. Ketua TP PKK Kecamatan Karang Bahagia, Ny. Ns. Hj. Nur Hikmah, S.Kep., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ny. Nia Yuniawati Asep atas penyelenggaraan sosialisasi dan pembagian paket pangan bergizi bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian terkait pemenuhan gizi di wilayahnya.

Berita Lainnya  Awak Media Dilarang Meliput Muskota Kadin Kota Bandung, Sikap Panitia Dipertanyakan

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini.

Menurutnya, perhatian terhadap asupan pangan bergizi tidak hanya diperlukan bagi anak balita, tetapi juga bagi ibu hamil sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.

Harapan Orang Tua untuk Pemenuhan Gizi Anak
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan oleh salah seorang ibu dari Desa Karang Sentosa yang mengikuti kegiatan GEMPUR. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pertumbuhan anaknya yang berusia empat tahun dengan berat badan sekitar 10 kilogram.

Berita Lainnya  Hari Tani 2026, Guntur Wahono Dorong Modernisasi Pertanian

Ibu tersebut berharap bantuan dan edukasi yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anaknya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar keluarga yang membutuhkan memperoleh perhatian dan pendampingan terkait pemenuhan gizi.

Atas permintaannya, identitas ibu tersebut tidak dicantumkan dalam pemberitaan.

Perlu diketahui, berat badan anak yang rendah perlu dinilai berdasarkan standar pertumbuhan sesuai usia dan jenis kelamin oleh tenaga kesehatan. Karena itu, pemeriksaan serta pemantauan pertumbuhan secara berkala di posyandu atau puskesmas tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi gizi anak secara tepat.

Melalui kegiatan GEMPUR, TP PKK Kabupaten Bekasi bersama instansi terkait diharapkan dapat terus memperkuat edukasi gizi, meningkatkan kepedulian keluarga, serta memperluas dukungan bagi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.

(Juhata)

Bagikan Artikel