KARAWANG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUALCOM || — Warga RT 046, RW 09 menggelar kegiatan tasyakuran binikmat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan rasa syukur.
Kegiatan tersebut dihadiri para sesepuh, tokoh masyarakat, pengurus RT dan RW, serta warga dari lingkungan perum griya mas lestari terkhusus Sangkabuana 1, Sangkabuana 2, Sangkabuana 3, dan Sangkabuana 4.
Ketua RT 046, Nelson Sitepu, ST.,Msi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan tasyakuran tersebut.
Nelson juga menyampaikan akan pentingnya kebersamaan,mengingat bahwa dilingkungny berbagai macam kesekuan.

“Alhamdulillah, pada malam hari ini kita bisa duduk bersama di tempat yang berbahagia ini. Sekaligus mengadakan renungan suci kaitan dengan malam 17san baik,” ujar Nelson.
Dalam kesempatan tersebut, Nelson juga menyampaikan sejumlah informasi terkait pengelolaan lingkungan,pencehagan narkoba buat generasi penerus bangsa serta iuran wajib warga seperti, kerbersihan keamanan serta uang kematian .
Ia mengatakan, selama ini iuran sampah di RT 046 masih dipertahankan dan belum mengalami kenaikan. Namun, seiring adanya penyesuaian iuran di sejumlah RT lainnya, pihaknya berencana melakukan evaluasi terhadap besaran iuran tersebut.
“Ke depan, entah bulan depan atau tiga bulan dari sekarang, saya memiliki niat untuk menaikkan uang sampah. Namun, waktunya masih akan kita pertimbangkan, apakah akhir tahun atau kemungkinan mulai tahun depan,” jelasnya.
Nelson menegaskan, setiap kebijakan lingkungan akan dipertimbangkan secara bersama-sama dengan tetap memperhatikan kondisi dan kepentingan warga.
Ia juga mengingatkan kembali rencana kegiatan halal bihalal yang sebelumnya telah menjadi kesepakatan bersama warga. Menurutnya, sejumlah program yang telah direncanakan akan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kondisi anggaran.
Nelson turut mengapresiasi kritik, saran, dan masukan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, keterbukaan tersebut menjadi modal penting untuk membangun lingkungan yang lebih baik dan semakin rukun.
“Alhamdulillah, kritik, saran, dan masukannya luar biasa. Mudah-mudahan ke depan kita semuanya jauh lebih rukun lagi,” ujarnya.
Sesepuh RW 09 Ajak Warga Perkuat Kerukunan
Setelah sambutan Ketua RT 046, acara dilanjutkan dengan sambutan sesepuh pengurus RW 09 yang mewakili Ketua RW 09, Dudi, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, sesepuh RW 09 menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antarwarga. Menurutnya, tetangga merupakan orang terdekat yang akan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Saudara yang paling dekat adalah tetangga. Kiri kanan dan satu RT, khususnya RT 046, umumnya satu RW. Kalau ada apa-apa, kita tidak akan memanggil orang jauh. Orang dekat yang lebih utama,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh warga untuk memperkuat kerukunan dan semangat gotong royong. Menurutnya, kehidupan bermasyarakat membutuhkan kepedulian, saling membantu, dan saling menolong.
“Manusia adalah makhluk sosial. Bukan hanya sekadar saling meminjam, tetapi bagaimana kita saling membantu dan saling tolong-menolong,” katanya.
Ia juga berpesan agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan tidak diperbesar sehingga dapat mengganggu hubungan antarwarga.
“Kalau ada hal yang kurang baik, jangan dikembangkan menjadi lebih besar. Mari kita selesaikan dengan baik dan tetap menjaga hubungan kekeluargaan,” ujarnya.
Selain kerukunan, warga juga diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kebersihan merupakan tanggung jawab bersama sekaligus bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat.
“Setiap rumah memiliki hak dan kewajiban. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat dan jauh dari penyakit,” tuturnya.
Kemerdekaan Harus Dimaknai dengan Tanggung Jawab
Dalam sambutannya, sesepuh RW 09 juga mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan yang telah mendahului.
Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya berarti bebas dari tekanan dan intimidasi, tetapi juga harus disertai tanggung jawab, martabat, serta akhlak yang baik.
“Merdeka itu bebas, tidak ada tekanan dan intimidasi. Tetapi bebas bukan berarti bebas sebebas-bebasnya. Kemerdekaan harus dijalankan dengan martabat dan akhlak yang mulia,” tegasnya.
Ia berharap semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kehidupan bermasyarakat yang rukun, harmonis, saling peduli, dan bergotong royong.
“Di momentum kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 ini, mari kita bersama-sama bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mari kita tingkatkan kerukunan dan saling tolong-menolong di lingkungan kita,” katanya.
Potong Tumpeng Simbol Rasa Syukur
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia.
Doa juga dipanjatkan untuk para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan serta almarhum dan almarhumah orang tua maupun keluarga warga yang telah meninggal dunia.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan ungkapan terima kasih atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia yang telah dirasakan masyarakat hingga saat ini.
Pemotongan tumpeng dilakukan dalam suasana penuh keakraban dan disaksikan oleh para sesepuh, pengurus lingkungan, serta warga RT 046.
Ditutup Foto Bersama dan Ramah Tamah
Usai pemotongan tumpeng, seluruh peserta kegiatan mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan warga RT 046, RW 09.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. Warga saling berbincang, bersilaturahmi, serta menikmati hidangan yang telah disiapkan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Momentum tasyakuran tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat gotong royong dan kerukunan antarwarga di lingkungan RT 046, RW 09.
Melalui kegiatan tersebut, warga berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan dapat terus terjaga serta menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman, bersih, sehat, dan harmonis.,
(Red)











