Beranda News Pentingnya memahami anak-anak Gen Alpha di ruang pendidikan

Pentingnya memahami anak-anak Gen Alpha di ruang pendidikan

BANDUNG, JAWA BARAT || Lingkaraktual.com || – Oleh : Rahmat Suprihat, S.Pd – Aktivis Pendidikan Kota Bandung – Guru SMPN 55 Kota Bandung

Pelayanan pendidikan yang maksimal menjadi target utama dari setiap satuan pendidikan/sekolah.
Berbagai layanan yang dikemas secara terintegrasi dengan makna substansi pendidikan diupayakan baik yang ada dalam ruang kurikulum intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

Banyaknya layanan yang secara terstruktur direncanakan terutama di ruang intrakurikuler hal ini tentunya tidak terlepas dari tugas yang melekat dengan tupoksi guru sebagai pendidik yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok.

Keberadaan perangkat pelayanan saat ini dihadapkan pada fakta tentang siswa-siswi yang masuk dalam kategori Gen-Alpha.

Berita Lainnya  Rully H Alfiady, AMS harus menjadi konduktor orkestra yang baik

√Generasi Kritis
Satu hal yang sangat menarik dari siswa-siswi Gen-Alpha yang hadir di waktu ini diantaranya tumbuh berdampingan dengan teknologi canggih dengan segenap aplikasi yang mendampinginya.Selain itu generasi ini lebih mandiri dalam mengelola dirinya sendiri termasuk dalam hal belajar mereka lebih cenderung banyak belajar mandiri melalui online dibandingkan membaca buku konvensional.

Ciri lain dari generasi yang lahir diantara tahun 2010-2024 adalah mereka lebih kritis dan Berpendirian kuat.
Mereka tidak suka dibatasi aturan konvensional dan kuat dalam menyampaikan opini.
Akibat dari potensi mobilitas akses dunia Maya yang lebih besar maka tingkat kecanduan menjadi permasalahan tersendiri lahirnya kecanduan gawai yang mengakibatkan kurangnya sosialisasi sosial di dunia nyata.

Berita Lainnya  Cakades Sriamur Bang Sada Gelar Arisan Keluarga, Mohon Doa Restu Maju di Pilkades 2026-2034

*Tingkatkan kolaborasi dengan banyak pihak*
Kecenderungan penggunaan gawai yang berlebihan membuat ego anak-anak lebih meningkat dan sulitnya mengontrol emosional mereka yang terkadang menembus ruang-ruang sosial media yang bersifat global.

Selain itu permasalahan fisik dan psikis yang kerap hadir pada generasi ini menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah, perlu edukasi dan sosialisasi secara rutin dengan pengemasan program sekolah yang komprehensif terintegrasi dengan banyak pihak terutama yang berhubungan dengan masalahnya sendiri baik dengan pihak Dinas kesehatan, DP3A, Kepolisian dan TNI serta dari unsur lain.

*Pola asuh yang tepat dan bangun komunikasi*
Hal lain yang perlu diupayakan dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada Gen Alpha dengan karakteristik tersebut adalah dengan memberikan ruang kepercayaan diri yang luas serta memposisikan frekuensi psikologis yang sama antara mereka dengan guru sebagai tenaga pendidik.

Berita Lainnya  Polda Jabar Gagalkan Peredaran 664 Gram Sabu dan Ekstasi, Dua Pengedar Ditangkap

Ciptakan suasana memberikan penguatan pemahaman yang penuh kasih sayang secara intens dan penuh kesabaran.
Jangan terlalu cepat memvonis kesalahan mereka dengan sangsi yang tidak mendidik dalam bentuk apapun.

Siapkan ruang diskusi dua arah yang akan menjadikan stimulus positif berupa kesadaran tentang substansi ekses dari sebuah keputusan.
Ciptakan ruang komunikasi yang harmonis dengan orang tua mereka agar pemetaan pola asuh antara sekolah dan orang tua/keluarga bisa berjalan seiringan dan permasalahan sekecil apapun dapat sesegera mungkin dicari solusinya dan target dari tujuan pendidikan itu dapat tercapai sesuai harapan.

(Pu2t)

Bagikan Artikel