Beranda Daerah KEPULAUAN SERIBU KENDALIKAN POPULASI KUCING DENGAN STERILISASI HUMANIS

KEPULAUAN SERIBU KENDALIKAN POPULASI KUCING DENGAN STERILISASI HUMANIS

JAKARTA, KEPULAUAN SERIBU || LINGKARAKTUAL.COM || – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu terus melaksanakan upaya pengendalian populasi kucing secara tertib dan penuh rasa kasih sayang melalui program sterilisasi terpadu.

Pada kegiatan kali ini yang dilaksanakan di wilayah Pulau Pari, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, total sebanyak 108 ekor kucing mendapatkan penanganan medis lengkap. Pelaksana Tugas Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Sandri Oktama, menjelaskan rincian penanganan tersebut.

Berita Lainnya  Jum'at Berkah, Cakades Sumber Urip "Iyung" Santuni Warga Lansia dengan Sembako Beras, Penuh Haru dan Bahagia

“Dari keseluruhan hewan yang ditangani, 65 ekor adalah kucing betina dan 43 ekor lainnya berjenis kelamin jantan,” ujar Sandri pada Kamis (30/7/2026).

Program ini tidak hanya bertujuan mengatur jumlah populasi agar tidak melampaui daya dukung lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan taraf kesehatan hewan yang hidup berdampingan dengan masyarakat. Seluruh kucing diperiksa secara menyeluruh sebelum menjalani prosedur, dan setelah pulih dikembalikan kembali ke lingkungan asalnya dalam kondisi yang lebih sehat.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menggandeng komunitas pecinta satwa Let’s Adopt Indonesia dalam seluruh rangkaian kegiatan ini. Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi kerja sama yang harmonis antara pihak pemerintah dan elemen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan hewan serta lingkungan yang seimbang.

Berita Lainnya  Gunakan Dana Pribadi, Gubernur KDM Gelar Sayembara Tangkap Penjahat Jalanan di Jabar

“Kami berharap kolaborasi positif semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh pulau di wilayah Kepulauan Seribu,” harap Sandri.

Sementara itu, Lurah Pulau Pari, Yusuf, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membawa manfaat ganda yang sangat nyata, baik bagi kenyamanan warga maupun bagi kesejahteraan hewan peliharaan maupun hewan liar yang ada di sekitar pemukiman. Langkah ini juga dinilai efektif meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat dan melindungi hewan.

“Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga kita semua dapat hidup berdampingan dengan hewan dengan lebih tertib, damai, dan saling menghargai,” pungkas Yusuf.

Berita Lainnya  Groundbreaking Infrastruktur BRT Bandung Raya dan Penandatanganan Kesepakatan Sharing Pendanaan PSO Resmi Dimulai

(Boninsuryadi85)

Bagikan Artikel