PURWAKARTA, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || — Kondisi gedung latihan Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Kabupaten Purwakarta menjadi sorotan setelah atap dan sebagian bangunan dilaporkan runtuh pada November 2025. Hingga Oktober 2026, kerusakan tersebut disebut belum mendapatkan perbaikan menyeluruh.
Kondisi ini memunculkan keprihatinan terhadap keberlangsungan pembinaan atlet menembak di Kabupaten Purwakarta. Di tengah upaya mempersiapkan atlet untuk mengikuti berbagai kompetisi, ketersediaan fasilitas latihan yang aman dan layak menjadi kebutuhan penting yang tidak dapat diabaikan.
Kerusakan bangunan yang berlangsung berbulan-bulan juga menimbulkan pertanyaan mengenai langkah penanganan, rencana perbaikan, serta perhatian pemerintah daerah terhadap sarana olahraga yang digunakan untuk membina atlet.
Gedung Rusak, Keselamatan Atlet Harus Diutamakan
Gedung latihan merupakan salah satu fasilitas penting dalam mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan, terlebih pada bagian atap dan struktur lainnya, perlu mendapatkan pemeriksaan teknis untuk memastikan tingkat kelayakan dan keselamatannya.
Apabila bangunan belum dinyatakan aman, kegiatan latihan di area terdampak perlu dibatasi hingga ada kepastian mengenai kondisi konstruksi. Langkah tersebut penting untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan atlet, pelatih, maupun pengguna fasilitas lainnya.
Para atlet membutuhkan tempat latihan yang memadai agar dapat menjalani program pembinaan secara optimal. Fasilitas yang aman bukanlah bentuk kemewahan, melainkan salah satu kebutuhan dasar dalam menunjang kegiatan olahraga.
Menjelang PORDA, Pembinaan Atlet Perlu Perhatian Serius
Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (PORDA), kesiapan atlet menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Persiapan kompetisi tidak hanya bergantung pada kemampuan individu dan pelatih, tetapi juga didukung sarana latihan, peralatan, serta lingkungan yang memenuhi standar keselamatan.
Jika fasilitas latihan belum memadai, proses pembinaan berpotensi menghadapi hambatan. Karena itu, penanganan kerusakan gedung PERBAKIN Purwakarta perlu menjadi perhatian pihak-pihak yang memiliki kewenangan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan, memastikan kebutuhan anggaran, serta menyusun langkah penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis.
Pemkab Purwakarta Diharapkan Segera Memberikan Kepastian
Pemerintah Kabupaten Purwakarta diharapkan menindaklanjuti persoalan ini melalui koordinasi dengan dinas terkait dan pengelola fasilitas PERBAKIN.
Langkah yang diperlukan antara lain pemeriksaan kondisi bangunan, pengamanan area yang berisiko, penentuan kebutuhan rehabilitasi, serta penyampaian informasi mengenai rencana dan jadwal perbaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Kepastian mengenai penanganan gedung tersebut penting agar pembinaan atlet tidak terus dibayangi ketidakjelasan. Selain itu, keterbukaan informasi mengenai kondisi fasilitas dan rencana perbaikan dapat membantu masyarakat mengetahui perkembangan penanganan yang dilakukan pemerintah daerah.
Perhatian terhadap sarana olahraga merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Potensi atlet daerah perlu diimbangi dengan fasilitas yang aman dan layak agar mereka memiliki kesempatan untuk berkembang dan mengukir prestasi.
Jangan Biarkan Fasilitas Olahraga Terabaikan
Kerusakan gedung latihan PERBAKIN Purwakarta menjadi pengingat bahwa pembangunan olahraga tidak cukup hanya berorientasi pada target medali dan prestasi. Keselamatan atlet, kelayakan sarana, serta keberlanjutan pembinaan juga harus menjadi bagian dari perhatian bersama.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi terkini gedung tersebut dan langkah konkret yang akan ditempuh untuk menanganinya.
Jangan sampai potensi atlet menembak Purwakarta terhambat oleh persoalan fasilitas yang belum terselesaikan. Perbaikan sarana olahraga yang aman dan layak merupakan investasi bagi masa depan atlet dan prestasi daerah.
Semangat atlet tidak boleh runtuh bersama bangunan. Saatnya memberikan perhatian serius terhadap keselamatan, pembinaan, dan masa depan olahraga Kabupaten Purwakarta.
Catatan redaksi: Hingga naskah ini disusun, keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan pengelola gedung mengenai penyebab kerusakan, hasil pemeriksaan teknis, serta rencana perbaikan belum tersedia dalam bahan pemberitaan. Konfirmasi lebih lanjut diperlukan untuk melengkapi informasi secara berimbang.
(Erick Rahman Kalauw)











