Beranda Budaya Bandung Open Tournament Pencak Silat Nasional 2026 Resmi Digelar, Ribuan Pesilat Unjuk...

Bandung Open Tournament Pencak Silat Nasional 2026 Resmi Digelar, Ribuan Pesilat Unjuk Kemampuan Menuju Prestasi Dunia

BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Bandung Open Tournament Pencak Silat Tingkat Nasional 2026 resmi digelar di GOR Bandung, Jalan Jakarta No. 18, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026). Kejuaraan yang berlangsung hingga Minggu (30/8/2026) tersebut menjadi salah satu ajang pembinaan dan kompetisi pencak silat yang mendapat antusiasme tinggi dari para pesilat berbagai daerah.

Mengusung tema “Spirit to The Olympics”, Bandung Open Tournament 2026 diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bandung sebagai wadah evaluasi pembinaan sekaligus peningkatan prestasi atlet pencak silat dari berbagai perguruan, klub, sekolah, universitas, Pengkab/Pengkot IPSI, PPLP/PPLPD hingga Sekolah Khusus Olahraga.

Informasi resmi IPSI Kota Bandung menyebutkan kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di GOR Bandung dengan kuota hingga 2.500 peserta. Sementara pada hari pertama pelaksanaan, antusiasme peserta tercatat sangat tinggi dengan jumlah lebih dari 2.000 peserta dari 14 provinsi.

Selain peserta dari berbagai daerah di Indonesia, Bandung Open Tournament 2026 juga mendapat perhatian internasional. Tercatat tiga negara asing turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Kondisi ini memperkuat semangat penyelenggara untuk menjadikan Bandung Open sebagai salah satu bagian dari perjalanan panjang pencak silat menuju panggung dunia dan Olimpiade.

Sejumlah Tokoh Hadir
Sejumlah tokoh dan pejabat olahraga turut hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Bandung Open Tournament 2026.

Berita Lainnya  H. Erick HK: Kolaborasi GOKAR dan My Outlet Indonesia Harus Beri Dampak Nyata Bagi UMKM Karawang

Di antaranya Sekretaris Jenderal Pengurus Besar IPSI Abdul Karim Aljufri, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Hendy Maulana Yusup, serta Ketua KONI Kota Bandung Dr. Nuryadi.

Kehadiran jajaran IPSI, pemerintah daerah dan KONI tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan pencak silat, khususnya dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan tingkat daerah, nasional maupun internasional.

Dari unsur penyelenggara, Bandung Open Tournament 2026 dipimpin oleh Andra R. Malela selaku Ketua Pelaksana, dengan Oktoviana Nur Ajid sebagai Sekretaris dan Triana Agustin sebagai Bendahara.

Sementara itu, unsur pembina kegiatan tercatat Cece Muharam dan Raden Panji Priatna, S.H., M.H.. Adapun jajaran pengarah terdiri atas Samiaji, H. Deni Hendrik Akbar dan Yuliandi.

Jadi Ajang Evaluasi Atlet
Bandung Open Tournament 2026 tidak hanya ditujukan untuk mengejar kemenangan. Kejuaraan ini dirancang sebagai sarana evaluasi hasil pembinaan sekaligus memberikan pengalaman dan jam terbang bagi para atlet.

Peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok usia, mulai dari Usia Dini I, Usia Dini II, Pra Remaja, Remaja hingga Dewasa, dengan kategori pemula dan prestasi.

Adapun nomor pertandingan meliputi tanding, tunggal, ganda dan regu. Untuk kategori dewasa, pertandingan tanding menggunakan format tiga babak, sedangkan nomor jurus menggunakan sistem penilaian sesuai ketentuan pertandingan yang berlaku.

Berita Lainnya  MENYAMBUT HUT KEMERDEKAAN KE-81, SBNI LANTIKKAN DEKLARASI KEBANGSAAN: PERSATUAN TEGUH, KEADILAN SOSIAL DAN HAK PEKERJA HARUS NYATA

Sistem pembagian kelas atlet mempertimbangkan sejumlah aspek, di antaranya berat badan, usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan. Seluruh peraturan kejuaraan mengacu pada Peraturan Pertandingan Pencak Silat Nasional 2025.

Persiapan Menuju Porprov
Sekretaris Dispora Kota Bandung Hendy Maulana Yusup menilai Bandung Open memiliki nilai strategis bagi pembinaan atlet Kota Bandung, khususnya menjelang Porprov Jawa Barat 2026.

Menurutnya, kompetisi seperti Bandung Open menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan performa sebelum menghadapi pertandingan yang lebih besar.
“Harapannya ketika Porprov digelar nanti, para atlet sudah berada dalam kondisi peak performance dan siap meraih prestasi maksimal untuk Kota Bandung,” ujar Hendy.

Hendy juga menyebut pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan dapat memberikan kontribusi medali bagi Kota Bandung.

Tingginya partisipasi dalam Bandung Open sekaligus menunjukkan bahwa Kota Bandung masih menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga nasional.
KONI Dorong Pembinaan Berkelanjutan
Ketua KONI Kota Bandung Dr. Nuryadi turut mengapresiasi penyelenggaraan Bandung Open Tournament 2026.

Menurut Nuryadi, kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi arena perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap hasil pembinaan atlet dari berbagai daerah.

Berita Lainnya  Musancab PKB Kabupaten Blitar Bangun Wajah Baru Organisasi Perkuat Peran Generasi Muda

“Bagi kami, ini kesempatan emas bagi IPSI Kota Bandung untuk melakukan uji coba kemampuan atlet. Mereka bisa bertanding melawan lawan dengan level yang lebih tinggi sehingga menjadi bahan evaluasi menjelang event yang lebih besar,” kata Nuryadi.

Ia menegaskan KONI Kota Bandung akan terus mendukung IPSI dan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam menyiapkan sumber daya atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Spirit Menuju Olimpiade
Sementara itu, Sekjen PB IPSI Abdul Karim Aljufri mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, banyaknya pesilat yang ambil bagian menunjukkan bahwa pencak silat masih mendapatkan tempat kuat di tengah masyarakat.

Abdul Karim menegaskan, pencak silat saat ini bukan lagi sekadar olahraga yang berkembang di Indonesia, tetapi telah memiliki perkembangan di berbagai negara.

Ia mengatakan, tema “Spirit to The Olympics” bukan sekadar slogan. IPSI bersama pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar pencak silat dapat semakin kuat secara internasional dan suatu saat dipertandingkan di Olimpiade.

“Kami berharap ketika nanti pencak silat masuk Olimpiade dan atlet Indonesia bertanding di sana, mereka akan mengenang dan menyebut Bandung Open Tournament sebagai bagian dari perjalanan itu,” ujar Abdul Karim.

(Pu2t)

Bagikan Artikel