SULAWESI UTARA || LINGKARAKTUAL.COM || – Kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Polda Sulawesi Utara pada Rabu (17/9/2025) meninggalkan kesan mendalam.
Pertemuan yang berlangsung tertutup di Balai Pertemuan Tribrata itu dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, dan dihadiri sejumlah legislator lintas fraksi.
Salah satu anggota Komisi III, Martin Daniel Tumbelaka dari Fraksi Partai Gerindra, secara khusus menyoroti kepemimpinan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie.
Menurutnya, kinerja Polda Sulut di bawah komando jenderal bintang dua tersebut menunjukkan kematangan dan profesionalitas yang patut diapresiasi.
“Saya melihat peran Direktorat Kriminal Khusus, Umum, Intelkam, Lalu Lintas hingga Binmas berjalan seimbang, semuanya proaktif dalam mengantisipasi potensi gangguan yang merugikan masyarakat. Itu bukti nyata kepemimpinan Kapolda Roycke Langie yang mampu menggerakkan seluruh jajaran,” ungkap Tumbelaka usai rapat.
Ia menambahkan, keberhasilan Polda Sulut dalam mencegah aksi demonstrasi besar-besaran yang berpotensi mengguncang keamanan (chaos) adalah capaian penting.
Langkah antisipatif tersebut dinilai ikut menjaga stabilitas nasional dari wilayah ujung utara Indonesia.
Politisi muda itu juga menilai pendekatan persuasif yang diterapkan Polda Sulut dalam menjaga keamanan menjadi strategi efektif untuk meredam konflik tanpa harus mengedepankan kekerasan.
“Model pengamanan seperti ini menurut saya sudah layak naik kelas. Polda Sulut menunjukkan bahwa ketegasan bisa berjalan beriringan dengan humanisme,” tambahnya.
Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang hukum, HAM, dan keamanan, Komisi III DPR RI menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah.
Dalam konteks itu, Tumbelaka berharap Polda Sulut terus menghadirkan inovasi dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Sulut memiliki potensi besar, dan saya percaya dengan komando Irjen Pol Roycke Langie, Polda Sulut mampu menjadi role model bagi wilayah lain,”.
(Efraim Reinhard)











