BUMIAYU, BREBES, JAWA TENGAH || LINGKARAKTUAL.COM || — Suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan semangat persaudaraan mewarnai perayaan Milad ke-10 Persatuan Sedulur Bumiayu Motor (PSBM) yang digelar di Jalan Lingkar Bumiayu, tepatnya di seberang Rumah Makan Sate Subali, Selasa (13 Oktober 2026).
Mengusung tema “PSBM Berbagi Berkah 2026 — 10 Tahun Mengabdi, Berbagi dan Menguatkan Seduluran”, peringatan satu dekade ini menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antaranggota sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Pantauan LingkarAktual.com di lokasi, panggung utama berdiri dengan backdrop bertuliskan “Milad ke-10 PSBM Berbagi Berkah 2016–2026 — Guyub dalam Seduluran, Kuat dalam Kebersamaan, Seduluran Tanpa Batas.” Acara berlangsung di bawah tenda yang dilengkapi karpet merah, perangkat tata suara, serta peralatan musik untuk hiburan.
Rangkaian kegiatan resmi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta doa bersama. Selanjutnya, Ketua Panitia, Didi Siswanto, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.
Sambutan kemudian disampaikan Ketua Umum PSBM, Wawan Priyono, serta Pembina PSBM, Ipda Fakhrizal Mustaqin, S.E. Keduanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, kekompakan, dan kontribusi positif organisasi bagi lingkungan sosial.
Dalam sambutannya, Wawan Priyono menegaskan bahwa perjalanan sepuluh tahun PSBM merupakan proses panjang yang dibangun melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan.
“Sepuluh tahun PSBM ada karena seduluran. Kita tidak memandang latar belakang. Prinsip kita Guyub dalam Seduluran, Kuat dalam Kebersamaan. Milad ke-10 ini kita isi dengan berbagi, bukan hanya hura-hura,” ujarnya.
Edukasi Hukum dan Kepedulian Sosial
Selain menjadi ajang silaturahmi, perayaan Milad ke-10 PSBM juga diisi dengan edukasi hukum. Dewan Penasihat Hukum PSBM, Waris Prabowo, S.H., hadir memberikan pemahaman kepada anggota mengenai pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anggota agar lebih cermat dalam menyikapi persoalan hukum serta mampu menjalankan aktivitas organisasi secara tertib dan bertanggung jawab.
Turut hadir Ketua Umum LPKSM YAPEKNAS, H. Istanto. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pemahaman kepada masyarakat dan anggota komunitas mengenai mekanisme perlindungan konsumen serta langkah yang dapat ditempuh ketika menghadapi persoalan terkait hak-hak konsumen.
Kehadiran berbagai unsur komunitas dan paguyuban di wilayah Bumiayu Selatan turut memperkuat suasana persaudaraan dalam kegiatan tersebut.
Salah satu agenda utama perayaan tahun ini adalah kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan kepada para penarik becak dan masyarakat prasejahtera. Panitia menyiapkan paket sembako dan santunan untuk disalurkan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan.
Agenda sosial tersebut menjadi wujud nyata dari tema “Berbagi Berkah”, sekaligus menegaskan bahwa peringatan hari jadi organisasi tidak hanya berorientasi pada perayaan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain itu, prosesi pemotongan tumpeng dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan PSBM selama satu dekade.
Sepuluh Tahun Menjaga Semangat Seduluran
Setelah rangkaian acara resmi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. Suasana kemudian semakin meriah dengan hiburan organ tunggal yang menjadi sarana mempererat keakraban antaranggota hingga sore hari.
Melalui peringatan Milad ke-10 ini, PSBM berharap dapat terus menjaga kekompakan organisasi, memperluas kegiatan sosial, serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
Semangat “Seduluran Tanpa Batas” yang terpampang pada backdrop utama bukan sekadar slogan, melainkan pesan tentang pentingnya persatuan, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Satu dekade perjalanan PSBM diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengabdi, berbagi, dan memperkuat persaudaraan di wilayah Bumiayu dan sekitarnya.
(Heru M.)











