Beranda Budaya Ratusan Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Tobat Ekologi

Ratusan Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Tobat Ekologi

BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Ratusan generasi muda mengikuti Lomba Lintas Alam Jabar 2026 di kawasan Lembah Puspa, Pegunungan Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (30/8).

Tidak tanggung-tanggung ajang tersebut memperebutkan Piala Bergilir Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Piala Bergilir Gubernur Jawa Barat, Piala Tetap MQ.Iswara Dir.Eksekutif Pelija dan Piala Bergilir Ketua Umum DPP Masyarakat Penjaga Alam Indonesia (MPAI).

Peserta menempuh rute sepanjang 5, 5 kilometer yang melintasi kawasan hutan dan lahan kritis. Setiap peserta diwajibkan membawa botol minum isi ulang dan kantong sampah sendiri serta membawanya hingga garis finis sebagai bagian dari penerapan gaya hidup minim sampah.

Berita Lainnya  HUT ke-81 Jabar, Pemprov Perkuat Layanan Publik dan Pemerataan Pembangunan

Kegiatan mengusung tema “Selamatkan Lingkungan Hidup dengan Gerakan Tobat Ekologis”. Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas pencinta alam se-Jawa Barat, lomba bertujuan mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan, mendukung konservasi dan rehabilitasi, serta menyiapkan generasi muda sebagai Duta Gerakan Tobat Ekologis.

Aktivis Sosial Senior Jawa Barat Henda Surwenda Atmadja mengatakan gerakan tersebut membawa pesan moral dan spiritual agar masyarakat kembali menjaga alam sebagai tanggung jawab bersama. “Kami ingin mengembalikan hubungan manusia dengan alam. Lintas alam ini adalah simbol perjuangan. Tobat ekologis artinya kita berhenti merusak, mulai menanam, membersihkan, dan merawat,”

Berita Lainnya  Kok Aneh Yo!! Teguh Istiyanto Curhat Sinyal Mendadak Hilang di Depan Gedung DPR RI

Ketua Panitia Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Martika Edison menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan kecepatan. “Kami ingin setiap langkah peserta menjadi doa dan tindakan nyata untuk alam. Tahun ini kami mengangkat tema Gerakan Tobat Ekologis, yakni tobat dari kebiasaan merusak dan kembali ke cara hidup yang ramah lingkungan, ” ujarnya.

Gerakan Tobat Ekologis mengajak masyarakat mengurangi sampah plastik, menghemat air, menanam pohon, dan menjaga daerah tangkapan air, tegas Edison

Dalam kegiatan tersebut, Deni Jasmara bersama komponen masyarakat pencinta dan penjaga alam Jawa Barat menyampaikan deklarasi dukungan terhadap program Pertobatan Ekologis Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Berita Lainnya  Dugaan Pemotongan Jasa Pelayanan Rp10,3 Miliar di RSUD Wonosari Diselidiki Kejaksaan

Deklarasi didukung sejumlah tokoh dan pegiat lingkungan, di antaranya Deni Jasmara, Tajudin, Henda Surwenda Atmadja, Ketua Umum DPP MPAI Ngadi Utomo, Yopi Ahmad, Adit Barli, Martika Edison, Rahmat Suprihat, Muhammad Indrawan, Dadang Ekek, Kandar, Karimanto, Asep Mulyana, Samsudin Gobin, Asep Koswara, Bunda Triya, Ucu Ampera, dan Dadang Suparman.

(Pu2t)

Bagikan Artikel