PANDEGLANG, BANTEN || LINGKARAKTUAL.COM || – Aktivis pemerhati pengadaan barang dan jasa Provinsi Banten bakal melaporkan SMA Al Fatih Global School ke Aparat Penegak Hukum.
Pelaporan tersebut buntut dari dugaan banyak kejanggalan pada proyek bantuan rehabilitasi gedung sekolah dari kementerian pendidikan dengan pagu anggaran RpRp491.187.000.
Aktivis pemerhati pengadaan barang dan jasa Provinsi Banten Kresna Sakti menilai, selain kualitas item material yang digunakan, Kresna juga meminta agar Aparat Penegak Hukum mengaudit seluruh pembelanjaan barang material.

“Dokumentasi sudah kita siapkan, pengakuan dari pekerjaan jelas mengatakan bahwa item plafon di ruang kelas tidak dilakukan rehabilitasi,” ungkapnya, Kamis (20/8/26).
Selain SMA Al Fatih Global School, Kresna Sakti juga bakal melaporkan SMP Islam Terpadu As Salam yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dengan nilai anggaran Rp2.499.203.000.
Kresna juga bakal mendesak Aparat Penegak Hukum untuk mengaudit seluruh pembelanjaan pembangunan dilingkungan dua sekolah tersebut.
“Kami bakal bersurat ke APH setempat, dan mendesak agar pembelian barang material untuk pembangunan SMA dan SMP di Audit,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Proyek pembangunan rehabilitasi 3 ruang kelas program bantuan revitalisasi sekolah menengah atas melalui kementerian pendidika diduga jadi syarat korupsi.
Kegiatan bersumber dari ABT tahun 2026 dengan pagu anggaran Rp491.187.000 di SMA Alfatih Global School di Jalan Kubang Badak, Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Pandeglang dalam pelaksanaannya diduga gunakan material bekas.
Dilokasi, nampak bangunan gedung sekolah pada atap plafon di SMA Al Fatih Global School diduga tidak dilakukan rehabilitasi.
“Kalau plafonnya ngak di rehab hanya di cat aja, teknis selebihnya saya kurang tau, saya juga baru kerja disini,” kata pekerja dilokasi, Rabu (19/9).
Tak hanya itu, dilokasi juga nampak material yang dipakai masih menggunakan material bekas.
Kemudian, yayasan pendidikan ini juga ternyata mendapatkan 2 titik bantuan untuk pembangunan rehabilitasi gedung sekolah dari kementerian pendidikan.
Sebagai informasi, Yayasan pendidikan yang berlokasi di Jalan Kubang Badak, Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Pandeglang ini mendapat bantuan proyek rehabilitasi dari kementerian pendidikan dan saat ini tengah dilakukan proses pembangunan di dua lokasi berbeda.
Untuk proyek pertama di SMA Al Fatih Global School, mulai dikerjakan sejak 30 Juli 2026 dengan pagi anggaran RpRp491.187.000 sementara proyek kedua untuk SMP Islam Terpadu As Salam dengan pagu anggaran Rp2.499.203.000 yang mulai dikerjakan sejak 29 April s/d 7 Agustus 2026 alias sudah melewati batas waktu pekerjaan.
(Red/Tim)











