Beranda News Bang Hendrik Nyatakan Kesiapan Maju sebagai Cakades Kedungjaya, Bawa Gagasan “Maju, Amanah...

Bang Hendrik Nyatakan Kesiapan Maju sebagai Cakades Kedungjaya, Bawa Gagasan “Maju, Amanah dan Sejahtera”

KEDUNGJAYA, KABUPATEN BEKASI || LINGKARAKTUAL.COM ||— Dinamika menuju pemilihan Kepala Desa Kedungjaya mulai mendapat perhatian. Bang Hendrik menyatakan kesiapannya untuk ikut dalam kontestasi sebagai calon Kepala Desa (Cakades) Kedungjaya dengan membawa tema “Bersama Membangun Kedungjaya yang Maju, Amanah dan Sejahtera.”

Pernyataan tersebut menjadi langkah awal Bang Hendrik untuk menyampaikan niat serta gagasan kepada masyarakat Kedungjaya. Ia menempatkan semangat kebersamaan sebagai salah satu landasan utama dalam rencana pengabdiannya melalui pemerintahan desa. Rabu (12/08/2026).

Menurut Bang Hendrik, pembangunan desa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, pelaku usaha, kelompok masyarakat, hingga generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan desa.

“Tema Bersama Membangun Kedungjaya yang Maju, Amanah dan Sejahtera merupakan gambaran dari niat saya untuk mengajak seluruh masyarakat membangun desa secara bersama-sama. Desa ini milik kita semua, sehingga pembangunan dan kemajuannya juga harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Hendrik.

Tekankan Pemerintahan yang Amanah

Bang Hendrik mengatakan, kata “amanah” dalam tema yang diusungnya bukan sekadar slogan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan hal penting dalam menjalankan pemerintahan desa.

Berita Lainnya  Musancab PKB Kabupaten Blitar Bangun Wajah Baru Organisasi Perkuat Peran Generasi Muda

Ia menilai kepala desa memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik serta pengelolaan pemerintahan dan pembangunan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau masyarakat memberikan kepercayaan, amanah itu harus dijaga. Pemerintahan desa harus memberikan pelayanan yang baik, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap kebijakan juga harus mengutamakan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas perlu menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk dalam pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan anggaran desa sesuai peraturan perundang-undangan.

Fokus pada Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat

Selain tata kelola pemerintahan, Bang Hendrik menyebut kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari perhatian yang ingin didorong apabila nantinya mendapat amanah dari masyarakat.

Menurutnya, potensi yang dimiliki desa perlu diidentifikasi dan dikembangkan dengan melibatkan masyarakat. Pemberdayaan ekonomi, penguatan usaha masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, serta pelayanan publik menjadi bagian dari sektor yang perlu mendapat perhatian.

Berita Lainnya  Sikat Kejahatan Jalanan di Jabar, 413 Pelaku Diciduk dan 1.016 Motor Disita

Namun demikian, Bang Hendrik menegaskan bahwa setiap rencana pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi riil masyarakat serta tetap mengacu pada kewenangan desa dan ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai pembangunan hanya berdasarkan keinginan pemerintah. Aspirasi masyarakat harus menjadi salah satu dasar dalam menentukan prioritas pembangunan. Kita harus mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan kemudian mencari solusi bersama,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Jaga Demokrasi Desa

Dalam menghadapi proses pemilihan kepala desa, Bang Hendrik juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana demokrasi agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

Menurutnya, perbedaan pilihan politik di tingkat desa merupakan hal yang wajar. Karena itu, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kedungjaya untuk menjaga persaudaraan. Berbeda pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat hubungan antarwarga menjadi renggang,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya siap mengikuti seluruh tahapan dan ketentuan yang ditetapkan oleh panitia serta pemerintah sesuai mekanisme pemilihan kepala desa yang berlaku.

Berita Lainnya  Liga PSSI Kabupaten Bekasi 2026 KU-11 Leg 8: SSB Putra Cabangbungin Kalahkan SSB Cyss 2-0 di Stadion Mini Tambun Selatan

Bukan Sekadar Kontestasi

Bang Hendrik menilai pemilihan kepala desa seharusnya tidak hanya dipandang sebagai persaingan untuk mendapatkan jabatan, tetapi juga sebagai momentum bagi masyarakat menentukan arah pembangunan desa untuk periode pemerintahan berikutnya.

Karena itu, ia berharap seluruh calon nantinya dapat menyampaikan gagasan dan program secara terbuka kepada masyarakat tanpa melakukan kampanye yang berpotensi memecah persatuan warga.

“Kontestasi ini jangan sampai membuat kita lupa bahwa setelah pemilihan selesai, kita tetap satu keluarga besar Kedungjaya. Siapa pun yang terpilih harus mampu merangkul seluruh masyarakat,” katanya.

Bang Hendrik berharap gagasan “Bersama Membangun Kedungjaya yang Maju, Amanah dan Sejahtera” dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk mendorong pembangunan desa yang lebih baik dan berkelanjutan.

Ia pun menyerahkan keputusan akhir kepada masyarakat serta proses pemilihan sesuai aturan yang berlaku.

“Pada akhirnya, masyarakat yang menentukan. Saya hanya menyampaikan niat dan kesiapan untuk mengabdi. Jika diberi amanah, saya siap menjalankan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya,” pungkas Bang Hendrik.

(Red)

Bagikan Artikel