Beranda Budaya Kontes Sapi Nasional Piala Bupati Blitar Jadi Magnet Peternak, 170 Sapi Terbaik...

Kontes Sapi Nasional Piala Bupati Blitar Jadi Magnet Peternak, 170 Sapi Terbaik Tampil di Arena

BLITAR, JAWA TIMUR || LINGKARAKTUAL.COM || — Arena Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar dipenuhi sekitar 170 ekor sapi unggulan dari berbagai daerah di Indonesia, Sabtu (25/7/2026).

Ajang yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Blitar tersebut menjadi magnet bagi peternak dari berbagai wilayah sekaligus memperkuat posisi Blitar sebagai salah satu pusat kontes sapi berskala nasional.

Kontes bergengsi ini diikuti peternak dari Kabupaten Blitar, sejumlah daerah di Jawa Timur, hingga luar provinsi seperti Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara peserta dari Banyuwangi, Lumajang, Malang, serta daerah lainnya turut membawa sapi-sapi terbaik untuk bersaing dalam sembilan kategori perlombaan.

“Peserta datang dari Jakarta, Yogyakarta, Banyuwangi, Lumajang, Malang, dan daerah lainnya. Ini membuktikan Blitar memiliki daya tarik sebagai lokasi kontes sapi berskala nasional,” ujarnya.

Berita Lainnya  SATRIAJAYA PERUBAHAN: MANDOR KILAP DUKUNG PENUH JAMALUDIN S.Pd. PIMPIN DESA SATRIAJAYA PERIODE 2026–2034

Ketua Panitia Kontes, Saifulin, mengatakan tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa Kabupaten Blitar semakin diperhitungkan sebagai lokasi penyelenggaraan kontes sapi nasional, khususnya untuk sapi Peranakan Ongole (PO).

Menurut pria yang akrab disapa Kawok itu, penyelenggaraan kontes tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar peternak setelah sektor peternakan sempat menghadapi tantangan akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dalam beberapa tahun terakhir.

Melalui kegiatan tersebut, para peternak juga memanfaatkan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai teknik pemeliharaan, perawatan, hingga pengembangan bibit unggul guna menghasilkan ternak yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

“Harapan kami para peternak di Blitar Raya kembali bangkit dan semakin bersemangat mengembangkan usaha peternakan setelah terdampak wabah PMK. Kontes ini bukan hanya mencari juara, tetapi menjadi ajang silaturahmi dan motivasi agar kualitas ternak terus meningkat,” katanya.

Berita Lainnya  Nina Melani Paradewi Resmi Menjabat Wakil Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi 2026

Untuk menjamin objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri profesional yang telah berpengalaman menjadi juri pada berbagai kontes sapi tingkat nasional, termasuk ajang Piala Presiden di Kemayoran.

Sebanyak sembilan kelas dipertandingkan dalam kontes tersebut, meliputi pedet jantan, pedet betina, calon induk, Peranakan Ongole (PO) P0, P1, P2, P3, hingga kelas ekstrem yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung.

Kelas ekstrem mencuri perhatian karena menghadirkan sapi-sapi berukuran jumbo dengan bobot mencapai lebih dari 13 kuintal atau sekitar 1,3 ton. Sapi-sapi berukuran raksasa tersebut didatangkan dari berbagai daerah, termasuk Malang dan Banyuwangi.

Selain menjadi ajang kompetisi, kontes ini turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran ratusan peserta beserta pengunjung dari berbagai daerah mendorong aktivitas pelaku UMKM, perdagangan, kuliner, hingga sektor jasa selama kegiatan berlangsung.

Berita Lainnya  Maling Kelaparan!!! Warung Kopi Fitriani di Tanjungmekar Karawang di Bobol, Sejumlah Peralatan Usaha Raib di Bawa

Saifulin berharap Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki potensi memperkuat citra Kabupaten Blitar sebagai salah satu sentra peternakan sapi nasional.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Blitar bersama DPRD serta Dinas Peternakan dapat memberikan dukungan yang lebih besar agar penyelenggaraan kontes semakin profesional dan mampu menarik lebih banyak peserta pada tahun-tahun mendatang.

“Ke depan kami berharap Bupati Blitar, DPRD, dan Dinas Peternakan dapat memberikan dukungan agar kontes ini semakin besar, lebih profesional, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” pungkasnya. (ric)

Bagikan Artikel