TANGERANG, BANTEN, LINGKARAKTUAL.COM –Penumpukan sampah yang terjadi di bibir jalan utama Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menuai keluhan keras dari warga. Sampah yang dibiarkan menumpuk selama berhari-hari tanpa penanganan dinilai sebagai bentuk pembiaran oleh pihak terkait serta mencerminkan lemahnya pengelolaan kebersihan lingkungan.
Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah berserakan di sepanjang jalan utama desa. Selain menimbulkan bau menyengat, kondisi tersebut juga merusak keindahan lingkungan dan berpotensi menjadi sumber penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat.
Salah satu warga setempat, Dikin, mengungkapkan hingga saat ini tidak terlihat adanya armada pengangkut sampah yang diturunkan ke lokasi.
“Ini sudah lama, Pak. Kami tidak pernah melihat petugas datang untuk mengangkut sampah di sini,” ujarnya kepada awak media, Selasa (19/2/2026).
Menurut Dikin, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait tanggung jawab pemerintah desa maupun dinas kebersihan. Warga menilai lemahnya pengawasan serta lambannya respons menjadi penyebab utama persoalan sampah terus berulang tanpa solusi nyata.
Warga Desa Belimbing mendesak pemerintah desa bersama instansi terkait agar segera bertindak tegas dan tidak sekadar memberikan janji. Selain pembersihan dalam waktu dekat, masyarakat juga menuntut adanya sistem pengelolaan sampah yang jelas, terjadwal, dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, jika pembiaran terus berlangsung, warga khawatir tumpukan sampah akan semakin meluas dan berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan warga lanjut usia.
Masyarakat menegaskan bahwa persoalan sampah bukan sekadar masalah kebersihan, melainkan cerminan tanggung jawab pelayanan publik yang wajib dipenuhi oleh pemerintah.
(Ton)











