BANDUNG, JAWA BARAT, LINGKARAKTUAL.COM – Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung menyelenggarakan pembekalan kewirausahaan bagi 296 santri kelas akhir sebagai bagian dari upaya strategis membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi dan daya saing di tengah tantangan global.Senin 06/04/2026
Kegiatan ini menghadirkan praktisi bisnis berpengalaman, Didin Kusdinar, yang membagikan perjalanan hidupnya dalam membangun usaha sejak usia dini. Ia menegaskan bahwa dunia usaha menuntut ketekunan, keberanian menghadapi risiko, serta kemampuan bertahan dalam situasi sulit sebagai fondasi utama menuju keberhasilan.
Sesi berikutnya diisi oleh Litar Suryadi, CEO PT Souvenhostel Cipta Persada, yang memberikan wawasan komprehensif mengenai transformasi dari karyawan menuju pengusaha. Berbekal pengalaman 18 tahun sebagai pekerja dan 7 tahun membangun bisnis, ia menguraikan langkah-langkah konkret yang dapat ditempuh santri untuk memulai usaha secara bertahap dan terukur.

Dalam pemaparannya, Litar juga mengenalkan konsep Cashflow Quadrant sebagai kerangka berpikir dalam menentukan posisi dan arah karier finansial. Ia menyoroti pentingnya manajemen waktu, konsistensi, serta tekad kuat untuk beralih ke posisi business owner sebagai kunci mencapai kebebasan finansial.
Antusiasme santri terlihat jelas dalam sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis dan kritis. Diskusi yang berkembang tidak hanya mencerminkan semangat belajar, tetapi juga menunjukkan kesiapan mereka untuk mulai merancang langkah nyata dalam dunia kewirausahaan sejak dini.
Sebagai bentuk komitmen nyata, PT Souvenhostel Cipta Persada membuka peluang pendampingan, konsultasi, hingga potensi dukungan investasi bagi santri yang memiliki keseriusan dalam mengembangkan ide bisnis. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi santri yang berakhlak, inovatif, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi dan pencipta lapangan kerja di masyarakat.
(Toni)











