SUKATANI, KABUPATEN BEKASI, LINGKARAKTUAL.COM — Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya, kualitas bangunan tersebut dinilai amburadul dan diduga menggunakan sejumlah material yang tidak sesuai dengan spesifikasi (spek) yang telah ditentukan. Jumat (13/03/2026).
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, beberapa bagian bangunan terlihat dikerjakan secara asal-asalan. Mulai dari kualitas plesteran dinding yang tidak rapi, hingga penggunaan material yang dinilai tidak memenuhi standar konstruksi sebagaimana mestinya.
Atap gedung terlihat keseluruhan penyok diduga tidak pakai bahan yang sesuai standar, jika seperti itu maka tidak akan kuat, apalagi bertahan lama, keramik memakai bahan KW itu tidak akan tahan lama dan hasil tidak baik.

Hasil pembangunan tersebut. Dinilai proyek yang seharusnya menjadi fasilitas penunjang kegiatan ekonomi masyarakat itu justru dikerjakan dengan kualitas yang jauh dari harapan.
“Kami berharap bangunan ini bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang, tapi kalau kualitasnya seperti ini tentu sangat disayangkan. Terlihat seperti dikerjakan terburu-buru,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, kami juga menyoroti dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis proyek. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap ketahanan dan keamanan bangunan dalam jangka panjang.
Besi tulang atap yang digunakan diduga tidak sesuai speck dan pelester lantai luar tidak pakai besi, jika seperti itu maka bangunan tidak akan tahan lama, dan diduga mengakibatkan kerusakan dalam waktu cepat.
Beberapa Masyarakat pun meminta kepada pihak terkait, khususnya pemerintah daerah dan tingkat provinsi dan dinas terkait, agar segera turun tangan melakukan pengecekan terhadap proyek tersebut yang diduga tidak sesuai speck.
Mereka berharap adanya pengawasan ketat serta evaluasi terhadap pihak pelaksana pekerjaan apabila terbukti terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan pembangunan.
Pihak pengawasan dari koramil setempatpun sudah memberikan komplainan agar mateial yang tidak sesuai speck dapat di ganti, namun. Tidak ada tanggapan serius dari pihak pengerjaaan.
Jika benar ditemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi maupun dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek, warga mendesak agar pihak yang bertanggung jawab diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan publik terhadap kualitas pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di wilayah tersebut
Penulis: Yakub Singa











