INDRAMAYU, JAWA BARAT, LINGKARAKTUAL.COM — Rencana KDM untuk memberikan kompensasi kepada para penyapu koin di jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan. Kebijakan yang awalnya bertujuan membantu masyarakat kecil tersebut justru memicu fenomena baru: jumlah penyapu koin semakin bertambah.Jumat (20/03/2026).
Di sejumlah titik jalur Pantura Indramayu, aktivitas penyapu koin kini terlihat semakin marak. Mereka menunggu kendaraan yang melintas dan berharap mendapatkan uang receh dari pengendara.
Kondisi ini dinilai sebagian pihak dapat membahayakan keselamatan, baik bagi penyapu koin maupun pengguna jalan.
Rencana pemberian kompensasi oleh KDM diduga menjadi salah satu faktor yang menarik lebih banyak orang untuk ikut menjadi penyapu koin. Alih-alih berkurang, jumlah mereka justru meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Warga sekitar mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Selain berpotensi menimbulkan kemacetan, aktivitas di tengah jalan juga rawan kecelakaan lalu lintas.
“Sekarang makin banyak, bukan berkurang. Takutnya malah terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar salah satu warga.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengkaji ulang kebijakan tersebut agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan dampak baru di lapangan.
Penanganan yang lebih komprehensif dinilai perlu, termasuk solusi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa harus mempertaruhkan keselamatan di jalan raya.
(Red)











