KARAWANG, JAWA BARAT, LINGKARAKTUAL.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Besar Kantor Disnakertrans Kabupaten Karawang itu diikuti ratusan pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta se-Kabupaten Karawang. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kualitas lembaga pelatihan kerja serta memastikan standar pelatihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Direktur Operasional LPK PT. Saiko Mezasu Sejahtera Syuhada Wisastra, A.Md., CHRM., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang yang telah menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis akreditasi LPK.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting bagi pengelola lembaga pelatihan kerja untuk memahami proses akreditasi sekaligus meningkatkan kualitas lembaga pelatihan.
“Kami mengapresiasi Disnakertrans Karawang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Bimbingan teknis seperti ini sangat membantu LPK dalam memahami standar dan mekanisme akreditasi yang harus dipenuhi,” ujarnya.
Ia menambahkan, PT. Saiko Mezasu Sejahtera merupakan lembaga pelatihan kerja yang fokus pada program pelatihan tenaga kerja ke Jepang. Saat ini, seluruh aspek legalitas lembaga tersebut telah diproses dan dipersiapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami sedang mempersiapkan seluruh persyaratan agar dapat mengikuti proses akreditasi dengan baik. Harapannya, melalui akreditasi ini kualitas pelatihan yang kami selenggarakan dapat semakin terjamin dan diakui secara resmi,” katanya.
Menurutnya, akreditasi menjadi langkah penting bagi lembaga pelatihan kerja agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional, khususnya untuk program penempatan kerja ke Jepang.
Sementara itu, Direktur Utama PT. Saiko Mezasu Sejahtera, Sutrisno Suratman, S.S., SH., MH., menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya berkomitmen menjalankan program pelatihan kerja secara profesional dan sesuai dengan regulasi pemerintah.
“Sebagai lembaga pelatihan kerja yang mempersiapkan tenaga kerja ke Jepang, kami berkomitmen menjalankan seluruh proses pelatihan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Sutrisno.
Ia mengatakan, pihaknya mendukung penuh program akreditasi LPK karena menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kualitas lembaga pelatihan kerja.
“Kami melihat akreditasi bukan hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bentuk komitmen lembaga dalam memberikan pelatihan yang berkualitas kepada para peserta,” katanya.
Sutrisno berharap ke depan semakin banyak lembaga pelatihan kerja yang terakreditasi sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri.
(Red)











