Beranda News Bantuan Presiden untuk Lansia Bandung becak listrik, tablet dan kaca mata pintar...

Bantuan Presiden untuk Lansia Bandung becak listrik, tablet dan kaca mata pintar Disalurkan Melalui YGSN

BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – 18 September 2026 — Ratusan unit becak listrik, tablet, dan kacamata pintar bantuan Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto diserahkan kepada warga lanjut usia (lansia) di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung.

Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Upacara Kodim 0618/Bandung, Jumat (18/9/2026). Bantuan tersebut disalurkan dengan diwakili oleh Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat lansia.

Bantuan berupa becak listrik, tablet, dan kacamata pintar diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima, sekaligus mendukung aktivitas dan kebutuhan masyarakat lansia di Kota maupun Kabupaten Bandung.

Dalam kegiatan yang sama, turut diberikan santunan kepada para veteran Republik Indonesia dari Peruri. Pemberian santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan penghargaan kepada para veteran atas jasa serta pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.

Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam III/Siliwangi, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Ketua DPRD, Ketua Dewan Komite YGSN, para pemberi manfaat, serta sejumlah unsur terkait.

Penyerahan bantuan dan santunan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, organisasi, dan pemberi manfaat menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap peningkatan kepedulian sosial, khususnya bagi masyarakat lansia dan para veteran Republik Indonesia.

Berita Lainnya  Sengketa Ruko Warisan di Ragatunjung Paguyangan: 7 Ahli Waris dan 1 Ibu Tuntut Hak Sewa, Tuding SPPT Terbit Tanpa Persetujuan

Melalui kegiatan tersebut, bantuan yang diberikan diharapkan dapat diterima dan dimanfaatkan secara tepat oleh masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arif Indratmoko, menegaskan bahwa berbagai bantuan sosial dan kemanusiaan yang disalurkan YGSN merupakan bentuk kepedulian Presiden RI H. Prabowo Subianto kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Teguh, YGSN dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto dan secara resmi berdiri pada 24 Agustus 2024. Yayasan tersebut bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan tujuan memudahkan penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat dari berbagai bidang.

“Yayasan ini dibentuk semata-mata karena beliau ingin memberikan bantuan yang bersifat sosial dan kemanusiaan. Untuk memudahkan proses bantuan dari beliau kepada para penerima manfaat, baik pengemudi becak, bantuan modal usaha, tablet untuk anak sekolah, maupun kacamata pintar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan, bidang kegiatan YGSN mencakup sosial kemanusiaan, pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, serta komunikasi.
Terkait bantuan becak listrik, Teguh mengatakan program tersebut berawal dari perhatian Presiden Prabowo terhadap para pengemudi becak yang masih bekerja meski sebagian di antaranya sudah berusia lanjut.

Berita Lainnya  Diajukan Sejak 2022, Sertifikat PTS Milik Arsikem Tak Kunjung Terbit, Surat Resmi peradi Sai Diabaikan, Fajar Ramadan: BPN Kantah Kab. Bekasi Abaikan Hak Warga

Saat berkampanye pada Pilpres sebelumnya, Prabowo disebut melihat langsung kondisi pengemudi becak yang tetap harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya meski sudah berusia sekitar 70 tahun atau lebih.

“Beliau melihat, kok sudah tua seperti ini masih membecak. Kasihan. Karena itu beliau berinisiatif memberikan bantuan. Becak tetap digunakan untuk mencari nafkah, tetapi tenaganya dibantu dengan listrik,” jelasnya.

Menurut Teguh, modifikasi becak menjadi becak listrik diharapkan dapat mengurangi beban fisik pengemudi sehingga mereka dapat bekerja lebih lama tanpa mengalami kelelahan berlebihan. Dengan demikian, bantuan tersebut diharapkan turut membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga para pengemudi becak.
Ia juga mengingatkan para penerima agar merawat becak listrik yang telah diberikan.

“Harapan kami bantuan Presiden ini dirawat. Dengan dirawat, masa pakainya akan lama. Dengan demikian, pengemudi becak juga bisa lebih panjang mendapatkan penghasilan,” katanya.

Teguh menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung terkait fasilitas pendukung, termasuk penyediaan akses pengisian daya listrik untuk becak listrik.

Target Penggantian Becak Secara Bertahap
Teguh mengungkapkan, YGSN memiliki data komunitas pengemudi becak di berbagai wilayah Indonesia yang jumlahnya sekitar 80 ribu pengemudi, dengan angka yang dapat berubah sesuai pendataan.

Berita Lainnya  Sungguh Ironis, Bendera Merah Putih Robek dan Kusam Masih Berkibar di Kawasan Industri Cikao Purwakarta

Ia mengatakan terdapat rencana agar becak konvensional secara bertahap dapat digantikan dengan becak listrik. Namun, pelaksanaannya membutuhkan waktu karena proses produksi dan distribusi dilakukan secara bertahap.

“Rencananya semua akan diganti dengan becak listrik secara bertahap. Kemampuan untuk membuat becak tentu membutuhkan waktu dan proses. Begitu sudah jadi, kami distribusikan,” ungkapnya.

Untuk wilayah Jawa Barat, Teguh menyebut sejumlah daerah telah masuk dalam rencana distribusi berikutnya, di antaranya Kabupaten Garut 250 unit, Kabupaten Pangandaran 260 unit, Kabupaten Cianjur 120 unit, Kabupaten Purwakarta 100 unit, Kabupaten Subang 200 unit, Kabupaten Karawang 220 unit, Kabupaten Bekasi 150 unit, Kota Depok 120 unit, dan Kota Bogor 160 unit.

Menurutnya, unit-unit tersebut akan disalurkan setelah proses persiapan dan pendataan penerima selesai.

Teguh menegaskan, program YGSN tidak hanya menyasar pengemudi becak. Berbagai bentuk bantuan lainnya, termasuk tablet pendidikan dan kacamata pintar, merupakan bagian dari program sosial dan kemanusiaan untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Ini bantuan Pak Presiden untuk para penerima manfaat, baik pengemudi becak, tablet dan sebagainya. Ini merupakan wujud kepedulian Presiden kepada seluruh masyarakat yang memang membutuhkan bantuan,” pungkas Teguh

(Pu2t)

Bagikan Artikel