Beranda Komunitas MPI Cileunyi Dorong Perlindungan Generasi Muda, Pemerintah Diminta Tegas Awasi Perilaku yang...

MPI Cileunyi Dorong Perlindungan Generasi Muda, Pemerintah Diminta Tegas Awasi Perilaku yang Merusak Anak dan Keluarga

KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || — Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (17/8/2026), menjadi momentum bagi kalangan pemuda untuk kembali mengingatkan pentingnya menjaga masa depan generasi muda.

Jajang Taryana atau yang akrab disapa Kang Jatar, selaku Penasehat KNPI Kecamatan Cileunyi sekaligus pengurus Majelis Pemuda Indonesia (MPI), menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk nyata melalui perlindungan anak, penguatan keluarga, pendidikan karakter, serta penciptaan lingkungan sosial yang sehat.

Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat tidak boleh abai terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi memengaruhi perkembangan anak dan remaja, termasuk paparan konten seksual, eksploitasi anak, kekerasan, perundungan, serta perilaku yang melanggar norma sosial maupun ketentuan hukum.

“Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga berarti memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, berpendidikan, dan memiliki karakter kuat. Karena itu, setiap bentuk eksploitasi seksual terhadap anak, kekerasan, maupun tindakan yang melanggar hukum harus ditindak tegas,” tegas Kang Jatar.

Berita Lainnya  GOKAR dan Lapas Karawang Perkuat Sinergi Lewat Futsal Persahabatan

Ia meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap ruang publik dan ruang digital yang dapat diakses anak-anak. Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan secara terukur dan tidak boleh menunggu sampai persoalan sosial berkembang menjadi lebih besar.

Kang Jatar juga menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan berdasarkan perbuatan dan bukti pelanggaran, bukan semata-mata berdasarkan identitas atau orientasi seseorang.

“Kita ingin pemerintah hadir dengan aturan yang jelas dan penegakan hukum yang adil. Kalau ada eksploitasi anak, kekerasan, pelecehan seksual, atau pelanggaran hukum lainnya, jangan ragu untuk bertindak. Tetapi penanganannya harus berdasarkan hukum dan bukti, bukan dengan melakukan stigma terhadap kelompok tertentu,” ujarnya.

Berita Lainnya  GOKAR Transportasi Online Asli Karawang Bangkitkan Semangat Merdeka Ekonomi Lokal

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah pusat memperkuat program pembinaan generasi muda. Pengawasan orang tua, pendidikan karakter di sekolah, literasi digital, kegiatan kepemudaan, serta akses terhadap ruang kreativitas dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan generasi.

Kang Jatar secara khusus mengajak Generasi Z dan pemuda Kabupaten Bandung agar tidak kehilangan arah di tengah derasnya perubahan teknologi dan budaya.

“Energi pemuda harus diarahkan kepada hal-hal produktif. Mari kita isi kemerdekaan dengan prestasi, kreativitas, olahraga, seni, kewirausahaan, pendidikan, dan kegiatan sosial. Jangan sampai generasi muda kehilangan masa depan hanya karena lingkungan yang tidak sehat,” katanya.

Ia menambahkan, pemuda harus menjadi kekuatan sosial yang ikut menjaga persatuan dan membangun daerah, bukan memperbesar konflik di tengah masyarakat.

Berita Lainnya  Pimpinan Cabang SC 234 Tambelang Gelar Bakti Sosial "Jumat Bersih" di Masjid Al-Faruq Perum Sukamulya Park Residence

Pernyataan tersebut disampaikan bersama Ketua KNPI Kecamatan Cileunyi Kang Refi Hapyan, Sekretaris Jenderal KNPI Kecamatan Cileunyi Kang Farid, Bendahara Isa Abdul Muhlis, serta jajaran KNPI Kecamatan Cileunyi lainnya.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lanjut Kang Jatar, harus menjadi pengingat bahwa perjuangan mempertahankan bangsa tidak berhenti setelah kemerdekaan diraih. Tantangan generasi saat ini adalah memastikan anak-anak dan pemuda memperoleh lingkungan yang aman, pendidikan yang baik, serta kesempatan untuk berkembang.

“Kalau kita ingin Indonesia kuat, maka generasinya harus kita siapkan. Lindungi anak-anak, perkuat keluarga, hidupkan kegiatan kepemudaan dan pastikan hukum ditegakkan secara adil. Itulah salah satu bentuk nyata mengisi kemerdekaan,” pungkasnya.

Bagikan Artikel