JAKARTA || LINGKARAKTUAL.COM || — Rangkaian agenda kenegaraan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berlanjut dengan menghadiri Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 sekaligus penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Rapat Paripurna tersebut berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa RAPBN 2027 diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah sektor strategis menjadi prioritas pemerintah, antara lain kedaulatan pangan, kemandirian energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan dan desa, serta percepatan penurunan kemiskinan.
Arah kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun fondasi ekonomi nasional yang lebih kuat sekaligus memastikan pembangunan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Sejalan dengan prioritas pemerintah, Wapres Gibran turut mengawal pelaksanaan berbagai program nasional agar dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.
Salah satu perhatian yang terus didorong adalah penguatan ekonomi masyarakat melalui digitalisasi UMKM dan pasar rakyat.
Transformasi digital dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha, memperluas akses pasar, serta membuka peluang ekonomi baru.
Selain itu, penguatan sumber daya manusia di bidang digital dan penguasaan teknologi kecerdasan artifisial (AI) juga menjadi bagian dari agenda yang mendapat perhatian.
Melalui kunjungan kerja ke berbagai daerah serta dialog langsung dengan masyarakat, Wapres Gibran terus menyerap aspirasi dan melihat secara langsung kebutuhan di lapangan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kebijakan dan program pemerintah tidak hanya berhenti pada perencanaan dan penganggaran, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan disampaikannya RAPBN 2027 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI, pemerintah selanjutnya akan melanjutkan proses pembahasan bersama DPR RI sesuai dengan mekanisme ketatanegaraan yang berlaku.
Pemerintah berharap berbagai prioritas yang dirancang dalam RAPBN 2027 dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat perekonomian nasional, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata.
LingkarAktual.com — Perspektif Logika, Membaca Peristiwa.











