Beranda News KDM: Layanan Dasar di Jabar Semakin Baik Bukti Upaya Memerdekakan Masyarakat

KDM: Layanan Dasar di Jabar Semakin Baik Bukti Upaya Memerdekakan Masyarakat

KOTA BANDUNG, JAWA BARAT || LINGKARAKTUAL.COM || – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wagub Jabar Erwan Setiawan dan pimpinan serta anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengikuti Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rangkaian Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).

Salah satu capaian yang disampaikan Presiden adalah keberhasilan Indonesia mewujudkan swasembada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun, lebih cepat dari target awal empat hingga lima tahun.

Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Di sektor energi, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui produksi diesel dengan campuran biodiesel B50.

Berita Lainnya  PARTAI HANURA Menetapkan Muhsin Junaedi Sebagai Ketua DPC PURWAKARTA Periode 2026 ~ 2031

Sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan berhasil menghemat devisa sebesar Rp170 triliun atau sekitar USD9,5 miliar.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Presiden dalam pidatonya.

Presiden juga menekankan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjalankan mandat rakyat dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

KDM -sapaan akrab gubernur- mengatakan berbagai upaya juga telah dilakukan selama masa kepemimpinanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

“Rasa kemerdekaan harus dirasakan masyarakat Jawa Barat di HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 ini. Kita memang tidak boleh mengakui sebuah kontribusi yang diberikan, namun kita bisa melihat sendiri dan merasakan bahwa layanan dasar pada tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hari ini sudah semakin terlihat,” tegasnya.

Berita Lainnya  Akses Bendungan Lahor Kembali Dibuka, PJT I Terapkan Pembatasan Jam Operasional dan Registrasi e-Money

Baik itu layanan dasar bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur sudah mulai terlihat perbaikannya.

Gubernur menyontohkan listrik sudah dapat dirasakan masyarakat pedesaan, pelosok desa sudah tidak gelap gulita lagi.

Dari 500 ribuan rumah tanpa listrik, kini sudah tersisa sekitar 80 ribu lagi dan ditargetkan tahun depan akan selesai.

“Merdeka itu kalau di jalan raya tidak bertemu dengan jalan yang berlubang.

Hari ini kan jalan-jalan provinsi hampir 97 persen sudah tidak ditemukan jalan berlubang, tinggal menuju jalan yang berperadaban.

Jalan berperadaban itu kan berderainase besar, ber-PJU, kemudian memiliki jaringan telekomunikasi yang memandai,” tambahnya.

Berita Lainnya   Bupati Kepulauan Seribu Berharap Laut Kepulauan Seribu “Merdeka” dari Sampah Kiriman

Merdeka bagi warga Jabar, tambah KDM, adalah ketika anak-anak sudah bisa menikmati sekolah dengan mudah dan murah.

Di Jabar, minimal anak harus sekolah hingga lulus SMA/SMK.

Merdeka juga berarti hilang dari rasa takut ketika jalan malam hari atau siang hari karena ada ancaman kejahatan jalanan.

Saat ini, menurut gubernur, tingkat kejahatan relatif menurun dan seluruh aparat kepolisian dan TNI juga sudah siaga setiap waktu.

Kemudian tidak ada lagi KTP ditahan karena tidak mampu bayar rumah sakit.

“Seluruh rangkaian-rangkaian itu harus senantiasa dijaga dan ditingkatkan kualitasnya karena negara merdeka dan berdaulat artinya rakyatnya memiliki kemerdekaan dan berkedaulatan,” tegas KDM.

Editor: HUMAS JABAR & Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat.

(D.F & Red)

Bagikan Artikel