KOTA BANDUNG, JAWA BARAT || Lingkaraktual.com || Ratusan bersepeda dari beberapa daerah bergerak dari arah Kiara Artha Park menuju Jalan Soekarno Hatta tepatnya di depan sebuah kantor swasta.
Kehadiran para pesepeda yang memulai kegiatannya dengan mengayuh dari titik yang sudah ditentukan dalam rangka memperingati musibah laka lantas yang terjadi dan menimpa salah seorang siswa SMP di kota Bandung.

Musibah kecelakaan yang terjadi di Jalan Soekarno Hatta tersebut telah merengut nyawa siswa SMP Negeri 17 Kota Bandung yang bernama Dika Putra Mahardika. Pelajar tersebut meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk besar yang pada waktu tersebut melintas di ruas jalan tersebut.

Moch Andi Nurfauzi Ketua Bike To Work (B2W) Bandung mengatakan bahwa kegiatan yang dikemas dengan tema “Ride in Peace dan Ghost Bike” tersebut dilaksanakan untuk memberikan peringatan bagi semua pengguna jalan raya tepatnya di Jalan Soekarno Hatta bahwa di lokasi tersebut pernah terjadi kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pelajar SMP.
Selain itu kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi kajian kebijakan kepada pemerintah daerah bahwa fasilitas keselamatan pengguna jalan raya, dalam hal ini pejalan kaki dan bersepeda masih sangat rendah dan perlu perhatian setinggi-tingginya.

Kota Bandung yang pernah dinobatkan sebagai “Kota Ramah Pesepeda” haruslah secara masif terus memfasilitasi hadirnya infrastruktur termasuk di jalan raya yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi penggunanya termasuk bagi pejalan kaki dan bersepeda,” tegas Andi.
Ke depannya sangat diharapkan agar kejadian ini tidak terulang kembali setiap masyarakat harus menyadari betul tentang hak dan kewajibannya di jalan raya termasuk kemauan untuk berbagi jalan.
(Red)











