PULAU TIDUNG, DKI JAKARTA, LINGKARAKTUAL.COM – Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan bekerja sama dengan Karang Taruna Kepulauan Seribu menggelar kegiatan budaya bertajuk Festival Tidung Berlebaran 2026 di mulai pukul 08.00 WIB. Acara ini berlangsung di kawasan Jembatan Cinta, Kelurahan Pulau Tidung, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Sabtu(11/04/2026)
Wakil Camat Kepulauan Seribu Selatan, Sidartawan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan acara perdana yang bertujuan menjaga warisan budaya lokal agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Selain itu, festival ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarwarga serta menjalin silaturahmi antara pimpinan wilayah dengan masyarakat.

“Kami ingin memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Pulau Tidung serta Kepulauan Seribu secara lebih luas kepada masyarakat luas,” ujar Sidartawan pada Sabtu (11/04).
Sementara itu, Kapolsek Pulau Tidung, Akp Didik Tri Maryanto S.H, M.H, memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia berharap Festival Tidung Berlebaran ini dapat terus berjalan dengan aman dan kondusif.

Rangkaian Acara yang Beragam
Festival ini menampilkan berbagai kegiatan menarik yang menggabungkan unsur budaya, kuliner, dan sosial, antara lain:
– Arak-arakan makanan khas: Sebanyak 27 jenis kuliner tradisional Pulau Tidung diarak keliling dengan diiringi musik Ketipring, menyerupai suasana prosesi pengantin.
– Pertunjukan seni tradisional: Penampilan Qasidah, Hadrah, Lenong Betawi, dan berbagai kesenian lokal lainnya yang memukau.
– Pameran dan pembagian kuliner: Sebanyak 2.700 potong kue khas Pulau Tidung dibagikan secara gratis kepada pengunjung.
– Aksi sosial: Kegiatan bersih-bersih lingkungan di kawasan Jembatan Cinta yang melibatkan sekitar 300 relawan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk 500 warga oleh Puskesmas Kepulauan seribu selatan.
Dukungan Berbagai Pihak
Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai instansi dan elemen masyarakat, mulai dari Polri, TNI, Satpol PP, Karang Taruna Se-DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan(Damkar), sekolah, kwarcab Pramuka, Pokdarwis,Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), RT/RW, hingga komunitas lokal. Sinergi ini diharapkan dapat menjamin kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan festival.
Sidartawan juga mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk terus mendukung kegiatan positif ini. “Mari bersama-sama menjaga Jakarta, menjaga budaya, dan memajukan pariwisata melalui kegiatan yang positif dan bermakna ini,” tutupnya.
(Bonin Suryadi)











