Beranda Hukum Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan...

Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan

BEKASI, LINGKARAKTUAL.COM – Bang Ata Suryadi menyuarakan kritik keras terkait rasa keadilan dalam penegakan hukum kasus korupsi yang sedang bergulir. Melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya dengan nama akun Ata Suryadi, Bang Ata menyebut momen Lebaran tahun ini terasa “Ora Adil” (tidak adil) lantaran masih banyak pihak yang diduga terlibat namun masih bisa menghirup udara bebas.

​Dalam video tersebut, Bang Ata menyoroti fakta persidangan perdana perkara Bang Sarjan. Ia mengungkapkan bahwa dakwaan Jaksa secara terang benderang menyebutkan sejumlah nama pejabat dan mantan pejabat yang diduga turut menerima aliran dana dari praktik “Ijonan” dengan nominal yang fantastis.

Berita Lainnya  Pawas dan Padal Polres Tanah Karo Halal Bihalal Bersama Tahanan

​”Daftarnya ada, ada yang terima sekian miliar, ada yang 600 juta, ada yang 300 juta. Mereka hari ini bisa mudik Lebaran, jalan-jalan bersama keluarga di kampung halaman setelah menerima dana ijonan yang besar,” ujar Bang Ata dalam videonya.

​Kondisi ini berbanding terbalik dengan nasib mantan Bupati beserta ayahnya yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sebagai tersangka di dalam tahanan. Bang Ata menilai, jika nama-nama penerima aliran dana sudah muncul dalam dakwaan, seharusnya lembaga penegak hukum seperti KPK tidak tebang pilih.

Lebih lanjut, Bang Ata mempertanyakan kredibilitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus ini. Ia merasa ada ketimpangan di mana sebagian pihak menderita di penjara, sementara oknum pejabat lain yang disebut dalam dakwaan justru tampak “Happy-Happy” merayakan hari raya.

Berita Lainnya  Diduga Akali Penutupan, Aktivitas Pembuangan Sampah di Desa Jatake Berjalan pada Malam Hari

​”Persoalannya adalah, kenapa mereka tidak juga ditetapkan sebagai tersangka? Ini jadi tanda tanya besar, di mana rasa keadilannya? Yang satu sedang menderita bersama ayahnya, sementara pejabat dan mantan pejabat lainnya mungkin hari ini sedang bersenang-senang pulang kampung,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Bang Ata meminta pimpinan KPK dan Kejaksaan untuk bertindak tegas dan profesional. Ia menekankan bahwa hukum harus tegak lurus tanpa melihat jabatan atau posisi seseorang.

​”Mohon kiranya kepada pimpinan KPK dan para aparat penegak hukum dari lembaga KPK maupun Kejaksaan, keadilan ini harus tegak. Harus adil!” pungkasnya.

Berita Lainnya  Ahli Waris Alm. Nurjannah Gugat Perusahaan Pembiayaan dan Asuransi jiwa Terkait Klaim ditolak

​Pernyataan ini diharapkan menjadi pengingat bagi publik dan institusi hukum agar proses hukum yang sedang berjalan tidak berhenti pada aktor tertentu saja, melainkan menyentuh seluruh pihak yang menikmati uang rakyat secara ilegal. (Red)

Bagikan Artikel